Sleman
Rusak Akibat Angin Kencang, Barak Koripan Sudah Diperbaiki
Barak pengungsian di Padukuhan Koripan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman sempat rusak karena angin kencang.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Barak pengungsian di Padukuhan Koripan, Sindumartani, Ngemplak, Sleman sempat rusak karena angin kencang.
Kerusakan tersebut terletak pada atap kamar mandi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Joko Supriyanto mengatakan kerusakan terjadi pada Sabtu (05/12/2020) lalu.
Setelah mengetahui kerusakan tersebut, pihaknya langsung melakukan perbaikan.
Baca juga: Tingkatkan Kreativitas Anak, Pemkab Sleman Gelar Lomba Mewarnai dan Menari
"Atap kamar mandi terbang karena angin kencang di daerah Sindumartani. Tetapi kemarin Minggu (06/12/2020) langsung kami perbaiki," katanya, Senin (07/12/2020).
Joko memastikan kerusakan hanya terjadi pada atap toilet saja.
Pihaknya telah melakukan pengecekan, dan kondisi barak saat ini dalam kondisi baik.
"Cuma atap toilet saja, langsung kami perbaiki dan sekarang sudah jadi. Sudah bisa dipakai,"sambungnya.
Ia menambahkan fenomena La Nina menyebabkan curah hujan semakin tinggi dan berpotensi angin kencang.
Baca juga: Dinkes Sleman Khawatirkan Lonjakan Kasus COVID-19 Setelah Libur Panjang
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar memangkas ranting-ranting atau pohon yang sudah tua.
Tujuannya adalah menghindari pohon tumbang.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk mulai membersihkan saluran-saluran air.
Sebab jika terjadi hujan deras, air yang seharusnya mengalir lewat saluran air hujan justru meluap.
"Masyarakat harus lebih waspada, mulai jaga kesehatan, mulai memotong pohon. Kalau ada angin kencang bisa tumbang, nanti bisa menimba rumah warga atau menimpa warga. Saluran air juga dibersihkan, kalau kotor nanti air tidak bisa masuk dan akhirnya meluap," tambahnya. (Tribunjogja.com)