Breaking News:

Tingkatkan Kreativitas Anak, Pemkab Sleman Gelar Lomba Mewarnai dan Menari

Lomba ini diikuti oleh 36 anak tingkat taman kanak-kanak untuk lomba mewarnai, dan 25 anak tingkat remaja untuk lomba tari tradisional kreasi

Tribun Jogja/ Nanda Sagita Ginting
Pemberian hadiah kepada lima pemenang lomba mewarnai, pada Festival UMKM Sembada, Sabtu (05/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM,SLEMAN - Dalam gelaran Festival UMKM Sembada 3 tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman turut menggelar perlombaan bagi anak-anak berbakat di bidang seni mewarnai dan menari.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Atrium Jogja City Mall (JCM), Sabtu (05/12/2020).

Lomba ini diikuti oleh 36 anak tingkat taman kanak-kanak untuk lomba mewarnai, dan 25 anak tingkat remaja untuk lomba tari tradisional kreasi.

Panitia acara, Siti, mengatakan kegiatan ini sebagai ruang bagi anak untuk mengeksplor  kreativitasnya ke hal yang positif.

"Ini (pengadaan lomba) sudah menjadi tahun ketiga. Meskipun pandemi, animo anak-anak untuk mengikuti lomba sangat tinggi. Mereka (peserta) sebelumnya diseleksi terlebih dulu dari pendaftaran awal yang dibuka untuk seluruh wilayah Yogyakarta," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Sabtu (05/12/2020).

Sementara itu, menurut Juri Perlombaan sekaligus Dosen Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Otok Heru Marwoto, mengatakan kegiatan seperti ini memang perlu dilakukan untuk mendukung kreativitas pada anak.

"Banyak dari peserta yang memiliki kemampuan di atas anak rata-rata seumurannya. Tentu, kegiatan ini sebagai wadah untuk berkembang lebih baik lagi,"ujarnya.

Ia menambahkan, peserta yang berhasil mendapatkan nilai terbaik dipilih sebanyak lima orang dari seluruh peserta tiap bidangnya. 

Untuk menggambar, penekanan penilaian pada keaslian (orisinal) karya, kreativitas, dan kerapian. Begitu pun dengan menari yang disesuaikan dengan kriterianya.

"Harapannya, dengan adanya dukungan seperti ini bisa membuat anak-anak menjadi lebih semangat lagi untuk berkarya , memiliki rasa percaya diri yang baik dan tumbuh menjadi generasi yang menjunjung sportivitas" tuturnya.

Dalam pelaksana kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Jumlah tamu dibatasi dan semua yang terlibat dalam acara wajib mematuhi anjuran protokol kesehatan (prokes). 

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved