Bisnis
Manfaatkan Media Sosial untuk Raup Omzet di Era Digital
Media sosial memudahkan penggunanya dalam berinteraksi hingga berbagi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu jadi poin penting bagi pelaku usaha.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Media jejaring sosial notabene diperuntukkan untuk tempat sosialisasi secara virtual.
Kini, fungsinya semakin luas dengan dimanfaatkan oleh para pelaku usaha sebagai pasar daring untuk berjualan.
Keunggulan, media sosial yang memudahkan penggunanya dalam berpartisipasi, berinteraksi , hingga berbagi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu menjadi poin penting bagi pelaku usaha.
Hal inilah yang dilakukan pengusaha muda, pemilik coklat Ndalem Indonesia, Asri Mekawati (39).
Baca juga: Festival UMKM Sembada 3 Sebagai Wadah Tumbuhkan Semangat UMKM
Dirinya mengakui, penggunaan media sosial sangat berperan penting dalam proses penjualan produknya.
"Awalnya, sebelum memasarkan melalui media sosial. Kami, lakukan secara konvensional terlebih dulu. Namun, seiring berjalannya waktu tren penjualan umum mulai ditinggalkan pembeli. Akhirnya, dari situ langsung kepikiran untuk berjualan dengan media sosial," jelasnya saat Talkshow Festival Sembada 3 di JCM dengan tema 'Omzet Miliaran dengan Instagram', pada Jumat (04/12/2020).
Penggunaan media sosial yang dilakukannya dalam promosi produk coklat olahan. Turut mengambil andil besar agar tetap bertahan di tengah pandemi.
Usahanya sempat mengalami penurunan pembelian hingga 65 persen sejak merebaknya Corona.
"Kalau kami tidak memanfaatkan media digital sebagai pasar mungkin saat ini usaha saya sudah tidak ada. Karena, target pasar kami kan wisatawan yang selama ini juga mengalami penurunan. Sekitar 80 persen keuangan perusahaan ditopang dari penjualan daring selama pandemi,"tuturnya.
Baca juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Sleman Gelar Festival UMKM dengan Protokol Kesehatan Ketat
Ia mengatakan, saat ini adapatasi digital sangat perlu dilakukan terutama bagi pelaku usaha.
Apalagi, sekarang sudah banyak media sosial dan platform e-commerce yang menyediakan pasar daring.
"Sekarang sudah dipermudah untuk berjualan secara online. Tinggal, pilih platform mana yang paling cocok. Tentu, kemauan dan rasa ingin terus belajar yang menjadi kunci agar bisa menuai keuntungan," ujarnya.
Hal yang sama pula diungkapkan oleh Yudhi Prasetyo (28), pemilik kopi kreatif (Koke).
Untuk memanfaatkan media sososial sebagai lapak berjualan daring, para pelaku usaha juga dituntut untuk kreatif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/manfaatkan-media-sosial-untuk-raup-omzet-di-era-digital.jpg)