Tambahan 9 Kasus Baru COVID-19 di Gunungkidul, Klaster SD di Patuk Bertambah 6 Kasus
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengkonfirmasi terdapat 6 kasus terkait dengan SD di Patuk.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya tambahan kasus baru COVID-19 pada Kamis (03/12/2020) kemarin.
Kasus baru ini didominasi oleh klaster Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kapanewon Patuk.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengkonfirmasi terdapat 6 kasus terkait dengan SD di Patuk.
Seluruhnya pun merupakan warga setempat.
"6 kasus ini terdiri dari 5 perempuan dan satu laki-laki. Salah satunya anak berumur 2 tahun," kata Dewi memberikan keterangan pada Jumat (04/12/2020) pagi.
Sedangkan 3 sisanya adalah laki-laki yang berasal dari Semanu dan Karangmojo.
2 laki-laki asal Semanu memiliki riwayat rapid reaktif dan merupakan pelaku perjalanan dari luar wilayah.
Terakhir berasal dari Karangmojo dengan riwayat kontak konfirmasi positif.
Dewi juga melaporkan terdapat 9 kasus dilaporkan sembuh kemarin pascamenjalani perawatan.
"Sampai kemarin Gunungkidul mencatatkan 476 kasus konfirmasi positif secara kumulatif," ungkapnya.
Saat ini tercatat ada 376 kasus sembuh, 84 kasus aktif dalam perawatan, serta 16 kasus meninggal dunia.
Dewi mengatakan 43 dari 84 kasus aktif tersebut menjalani karantina mandiri atau di luar rumah sakit rujukan.
Ia turut melaporkan mengenai perkembangan dari hasil screening petugas Pilkada Gunungkidul 2020.
Sampai saat ini terdata ada 17 petugas yang dinyatakan positif COVID-19.
"Mereka terdiri dari 14 KPPS dan 3 PTPS," kata Dewi.