Breaking News:

Jawa

KRL Yogyakarta-Solo Masih Fokus Uji Coba Teknis, KCI : 11 Stasiun di Klaten Bakal Dilalui

Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo masih menjalani uji coba dalam beberapa waktu terakhir.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba, saat ditemui di sela-sela sosialisasi perlintasan sebidang, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kereta Rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo masih menjalani uji coba dalam beberapa waktu terakhir.

Direncanakan, KRL tersebut bakal beroperasi pada awal tahun 2021.

Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba, mengatakan jika pihaknya hingga saat ini masih melaksanakan uji teknis untuk melihat kesiapan dari KRL Yogyakarta-Solo tersebut.

"KRL, sampai sekarang kami masih berkoordinasi dengan balai teknik yang berada di sini, karena masih dilakukan ujicoba ya," ujar Anne saat ditemui di sela-sela sosialisasi perlintasan sebidang, Jumat (4/12/2020).

Ia mengatakan, selama ujicoba teknis KRL tersebut, pihaknya justru ingin mendapatkan sejumlah kendala sehingga pada saat KRL benar-benar beroperasi, kendala-kendala yang ditemui saat ujicoba teknis sudah bisa di atasi dengan cepat.

Baca juga: Kini Warga Klaten Bisa Cetak Mandiri Adminduk dari Rumah, Begini Caranya

"Karena bagaimanapun safety harus nomor satu ya. Jadi dipastikan dulu semuanya aman sehingga nanti akan ada informasi lebih lanjut mengenai pengoperasian. Saat integrasi prasarana ini kita justru harus temukan masalahnya sehingga nanti saat beroperasi bisa di minimalisir," jelasnya.

Ia mengatakan, dengan adanya KRL Yogyakarta-Solo yang bakal segera beroperasi, sekitar 11 stasiun satelit yang ada di Yogyakarta hingga Solo bakal disinggahi oleh KRL tersebut.

"Nanti semua penumpang KRL bisa naik dari stasiun-stasiun tersebut. Ini akan menggerakan perekonomian di sekitar stasiun-stasiun yang akan di hidupkan tersebut," jelasnya.

Selain itu, juga dikatakan jika untuk harga tiket KRL Yogyakarta-Solo, nantinya tidak akan jauh berbeda dengan KA Parameks.

"Kalau harga sama dengan Prameks, pasti tidak akan lebih mahal dari Prameks," ucapnya. (Tribunjogja.com)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved