Breaking News:

Pemda DIY Bangun Jaringan Fiber Optik yang Menghubungkan 49 SMA/SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta

Pembangunan jaringan fiber optik di ranah pendidikan untuk meningkatkan aksesibiltas dan kapasitas pemanfaatan teknologi.

dok.istimewa
Proses pembangunan jaringan fiber optik di SMKN 1 Tepus, GunungKidul oleh Pemda DIY 

Laporan Repoter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY, saat ini sedang melaksanakan pembangunan jaringan fiber optik yang menghubungkan 49 sekolah menegah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang tersebar di seluruh wilayah DI Yogyakarta.

Kepala Dinas Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari, mengatakan pembangunan jaringan fiber optik di ranah pendidikan untuk meningkatkan aksesibiltas dan kapasitas pemanfaatan teknologi.

"Dari total 118  SMA/SMK di DIY, 49 titik direncanakan pembangunan fiber optik akan rampung pada akhir tahun ini. Sedangkan, sisanya ditargetkan selesai di tahun 2022 mendatang,"jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Rabu (02/12/2020).

Pembangunan fiber optik, lanjut Rony, akan dipasang 5603 tiang dengan panjang kabel optik 380 kilometer dan anggaran berasal dari dana keistimewaan dengan nilai kontrak Rp14,5 miliar.

Kemudian, ditambah 500 tiang lagi untuk menghubungkan jaringan dari pemkab Sleman dan Bantul.

"Jadi, untuk tiang fiber optiknya kami juga kolaborasi dengan pemkab setempat. Karena,  beberapa kabel melewati tiang milik mereka (pemkab)," ujarnya.

Selain meningkatkan kapasitas di sekolah, pengutamaan pembangunan koneksi di sekolah karena akan memudahkan pengelolaan titik-titik pusat jaringan karena tersebar di seluruh wilayah DIY.

Dengan begitu, untuk membuat jaringan di sekitar lokasi fiber optik baru akan lebih mudah dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sekolah daring, pariwisata, dan UMKM.

"Kalau sudah begini, lokasi blankspot pun di DIY pun bisa teratasi. Saat ini, ada sekitar 120 titik blankspot yang berada di daerah pegunungan Sleman dan Bantul. Serta di daerah pantai Gunungkidul dan Kulonprogo," terangnya.

Ia pun berharap dengan adanya pembagunan fiber optik. Pada 2021, seluruh wilayah Yogyakarta sudah bisa mengakses internet.

Dan, dapat mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat secara keseluruhan.

( tribunjogja.com )

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved