Breaking News:

Berita Teknologi

Hati-hati Modus Baru, WhatsApp Anda Bisa Dibajak dan Diambil Alih Pelaku

Pakar keamanan F-Secure Mikko Hypponen mengungkap adanya modus baru pembajakan WhatsApp yang memungkinkan pelaku mengambil alih akun korban

Reuters.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pakar keamanan F-Secure Mikko Hypponen mengungkap adanya modus baru pembajakan WhatsApp yang memungkinkan pelaku mengambil alih akun korban.

Modus peretasan aplikasi perpesanan WA ini diungkapkannya lewat unggahan pada 26 November 2020 kemarin.

Selain Mikko, ada pula akun FBajri yang mengungkap modus serupa pembajakan WhatsApp.

Berdasarkan beragam twit tersebut, penipu menggunakan aplikasi WhatsApp Business dan mencoba login dengan memasukkan nomor sasaran.

Hal ini bertujuan untuk mengubah jenis akun WhatsApp target dari reguler ke WhatsApp bisnis.

Setelah nomor telepon dimasukkan, penipu lantas melancarkan serangannya melalui metode social engineering.

Caranya adalah dengan mengirimkan pesan kepada korban dengan dalih bahwa si penipu ini salah mengirimkan SMS.

Padahal, SMS yang berisi enam digit kode yang didapatkan korban berasal dari WhatsApp, bukan si penipu.

Nah, apabila terkecoh, maka korban bisa saja memberikan kode tersebut dengan sukarela. Bahkan, apabila meng-klik tautan (link) yang disertakan di dalam SMS, korban juga bisa kehilangan akun WhatsApp mereka.

Si penipu ini lantas bakal menggunakan akun WhatsApp Business yang berhasil dibajak, dan lantas membidik target lainnya dengan cara serupa.

Baca juga: Cara Menggunakan Fitur Storage Management untuk Kurangi Pemakaian Memori di Aplikasi WhatsApp

Langkah antisipasi Pembajakan WhatsApp

Halaman
123
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved