IHSG
Akhir November, Pergerakan IHSG Diprediksi Melemah di Level 5.750
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melemah di kisaran level 5.700 – 5.750, pada Senin (30/11/2020).
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melemah di kisaran level 5.700 – 5.750, pada Senin (30/11/2020).
Indeks Dow Jones di Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (27 November 2020) ditutup menguat 37,9 poin atau 0,13 persen ke level 29.910.
Most Advisor PT Mandiri Sekuritas DIY Jateng, Khoe Anton mengatakan, pada pembukaan pagi ini indeks saham di bursa Asia dibuka bervariasi.
Baca juga: 10 Kampus Terbaik di Indonesia versi QS WUR, UGM Yogyakarta Ada di Posisi Teratas
Baca juga: Kumpulan Menu Sarapan Jurus Sehat Rasullulah atau JSR Ala dr Zaidul Akbar
Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Kasus Baru Covid-19 Senin 30 November 2020 Pagi Ini, Data Rinci di 34 Provinsi
Indeks Kospi Korea Selatan dibuka turun 0,13 persen dan indeks Nikkei Jepang naik 0,4 persen.
"Sedangkan sentimen yang berpengaruh untuk perdagangan hari ini adalah data manufaktur Tiongkok yang akan rilis hari ini akan mempengaruhi pasar Asia hari ini. Dari dalam negeri, besok akan ada rilis data inflasi Indonesia," jelasnya kepada Tribun Jogja, pada Senin (30/11/2020).
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Hari Ini
Baca juga: Doa Pagi Hari Sebelum Beraktivitas, Ajaran Nabi Muhammad SAW untuk Meminta Perlindungan
Saham yang layak untuk dicermati untuk hari ini adalah PTBA ( PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk ) berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance di Rp 2.500.
Kemudian saham UNVR ( PT Unilever Indonesia Tbk ) juga menarik, di mana mendapat sentimen pembagian deviden interim. (ndg)