Breaking News:

Kuota Ditambah, Jumlah Pengunjung Candi Borobudur Diizinkan 4.000 Per Hari

Jumlah pengunjung di Taman Wisata Candi Borobudur diizinkan untuk ditambah menjadi 4.000 pengunjung per hari.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Rendika Ferri K
Wisatawan tengah berwisata ke Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (24/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Jumlah pengunjung di Taman Wisata Candi Borobudur diizinkan untuk ditambah menjadi 4.000 pengunjung per hari.

Penambahan jumlah pengunjung berlaku mulai Kamis (26/11/2020).

Direktur Teknik dan Infrastruktur Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Mardijono Nugroho, mengatakan, telah disetujui penambahan jumlah pengunjung sebanyak 4.000 pengunjung per hari.

Baca juga: Polisi Ringkus 2 Pemuda Mabuk, Rampok Uang dan Tusuk Korban di Patuk Gunungkidul

Baca juga: Para Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Menjalani Wisuda Secara Virtual

Meski ada penambahan, pihak taman tetap menjaga dan melakukan pembatasan terhadap pengunjung.

"Dengan persetujuan sekitar 4.000 ini, semoga kita bisa menjaga amanah ini untuk kesehatan kita, kesehatan para pengunjung. Ini mengantisipasi juga program peningkatan wisatawan atau pengunjung di akhir tahun ini,” ujar Mardijono.

Izin penambahan jumlah kunjungan wisatawan ini didapatkan pada Rabu (25/11/2020) dan mulai berlaku Kamis (26/11/2020).

Jumlah 4.000 orang ini adalah sekitar 40 persen.

Pihak taman wisata pun mengimbau wisatawan yang berkunjung di Candi Borobudur tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Protokol seperti 3M, menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan wajib dilaksanakan.

Baca juga: Strategi One Krisnata - Muhammad Fajri untuk Siapkan Generasi Muda Siap Kerja di Wilayah Klaten

Baca juga: 48 ASN di Kabupaten Kulon Progo Dianugerahkan Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Pengelola juga menerapkan prosedur yang ketat untuk pengunjung yang masuk.

Mereka perlu melalui pengecekan suhu dan lainnya untuk memastikan mereka tetap sehat.

“Protokol kesehatan Covid-19 tetap ditaati. Pengunjung wajib menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan. Mereka diarahkan di tempat terbuka dan pengelola tetap membatasi kunjungan. Evaluasi selalu dilakukan dan kami memastikan berkunjung aman," pungkasnya. (rfk)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved