Waspada! Penderita Diabetes Rentan Terkena Gangguan Mata Berikut Ini
risiko mengalami gangguan mata pada penderita diabetes juga semakin tinggi apabila kadar tekanan darah dan kolesterol tidak terkontrol.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes rentan mengalami masalah kesehatan, termasuk pada kesehatan mata.
Hal ini disebabkan karena tingginya kadar gula darah yang dialami penderita diabetes.
Kadar gula darah tinggi yang tidak dikendalikan lambat laun bisa merusak saraf dan pembuluh darah mata.
Sehingga mengakibatkan indra penglihatan penderita diabetes menjadi terganggu.
Selain itu, risiko mengalami gangguan mata pada penderita diabetes juga semakin tinggi apabila kadar tekanan darah dan kolesterol tidak terkontrol.
Berikut beberapa gangguan mata yang rentan menyerang para penderita diabetes:
1. Pandangan kabur
Gangguan mata yang jamak dialami penderita diabetes adalah pandangan kabur atau penglihatan tidak jelas.
Melansir WebMD, kadar gula darah tinggi dapat membuat lensa mata membengkak dan menurunkan kemampuan mata untuk melihat dengan jelas.
Kondisi ini bisa muncul saat kadar gula darah setelah makan berada di atas 180 mg/dL, atau kadar gula darah puasa di atas 130 mg/dL.
Saat pandangan kabur, penderita diabetes ada baiknya tidak buru-buru membeli kacamata baru untuk bisa melihat dengan jelas.
Kontrol gula darah agar kadarnya normal. Setelah tiga bulan kadar gula darah normal, umumnya penderita diabetes sudah bisa melihat kembali dengan jelas.
2. Katarak
Katarak adalah pengaburan lensa dan membran di sekitar mata.
Kondisi ini menghalangi cahaya masuk leluasa ke mata.
Seperti lensa pada kamera, lensa mata yang normal memungkinkan indra penglihatan bisa melihat dengan jelas.
Namun, katarak membuat lensa mata keruh seperti jendela kotor yang tidak pernah dibersihkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diabetes-penyakit.jpg)