Breaking News:

Makelar Kendaraan di Magelang Ditangkap Petugas Kepolisian, Kedapatan Bawa Sabu 1,15 Gram

Seorang pria, warga Tempuran, Kabupaten Magelang, ditangkap oleh Petugas Kepolisian Resort Magelang Kota karena telah menyalahgunakan narkoba.

IST
Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ary Setyawan, menunjukkan barang bukti narkoba dalam ungkap kasus narkoba di Polres Magelang Kota, Kamis (26/11/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang pria, warga Tempuran, Kabupaten Magelang, ditangkap oleh Petugas Kepolisian Resort Magelang Kota karena telah menyalahgunakan narkoba.

HS alias Endro (37) yang berprofesi sebagai makelar kendaraan bermotor itu kedapatan membawa sabu seberat 1,15 gram saat diamankan petugas.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ary Setyawan, menuturkan, pelaku ditangkap saat hendak melakukan transaksi narkoba di Kampung Malangan, Kelurahan Tidar, Kota Magelang.

Ia ditangkap dan kedapatan membawa barang bukti sabu tersebut.

Kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat tentang seseorang yang mencurigakan.

Baca juga: UU Cipta Kerja Mulai Sentuh Perdais DI Yogyakarta, Ini Tanggapan Pemda DIY

Baca juga: Penyerahan Sertifikat Masjid Al-Mukarromah Kepada Warga Candi Indah Sleman

Petugas Unit Reskrim Polsek Magelang Selatan pun mengamankan tersangka.

“Penangkapan pada 27 Oktober 2020 lalu. Saat dilakukan penangkapan dan kemudian dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan barang bukti berupa satu paket yang diduga sabu seberat 1,15 gram,” ujarnya, Kamis (26/11/2020).

Saat diamankan dan dilakukan  penggeledahan, tersangka mengeluarkan satu paket plastik diduga berisi sabu, satu buah korek api gas dari saku celana sebelah kanan. 

Baca juga: Ayam Goreng Kalasan: Merawat Kuliner Tradisional, Merespons Pasar Digital

Baca juga: Bursa Calon Kapolri Pengganti Idham Aziz, Ini Nama-nama Perwira Tinggi Polri Berpangkat Bintang 3

Selanjutnya tersangka mengeluarkan satu toples plastik kecil warna putih dari saku samping sebelah kanan, setelah diamankan dan diperiksa dengan disaksikan tersangka, saksi dan barang bukti.

“Barang bukti tersebut oleh tersangka dimasukkan ke dalam sebuah semacam toples plastik kecil,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan satu bungkus plastik flip kecil sabu yang dimasukkan ke dalam gulungan plastik yang dilakban hitam seberat 1,15 gram beserta plastik pembungkusnya. Dua buah pipet kaca dan barang bukti lain.

Atas perbuatan tersebut, tersangka terancam pidana penjara minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun, denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp8.000.000.000.

“Yang bersangkutan melanggar pasal 112 ayat 1 dan atau 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," katanya. (rfk)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved