KPK Tangkap Menteri KKP
Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Inilah Jumah Harta Kekayaan Menteri KKP Edhy Prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Tribunjogja.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (25/11/2020) menjelang tengah malam.
Pejabat negara ini diduga terseret skandal kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.
Sebelumnya KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Edhy dan 16 orang lainnya di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

KPK menetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.
Lantas, berapa harta kekayaan Edhy Prabowo?
Dalam laporan resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), disebutkan bahwa harta kekayaan Edhy mencapai Rp 7.422.286.613. Laporan itu dibuat pada 31 Maret 2020 saat tengah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Mayoritas harta kekayaannya berupa tanah dan bangunan dengan total Rp 4.349.236.180.
Mayoritas tanah berada di Muara Enim, Sumatera Selatan, dengan luas berkisar antara 661-24.000 meter persegi. Tercatat, ada 10 tanah dan tanah beserta bangunan yang dimiliki Edhy.
Selain di Muara Enim, ada juga tanah di Bandung dan Bandung Barat.
Harta bergerak lainnya

Sementara itu harta kekayaan Edhy di bidang alat transportasi totalnya Rp 890 juta. Dia memiliki dua mobil, dua motor, sebuah sepeda BMC, dan honda genset.
Motor yang dimiliki adalah Yamaha RX-King senilai Rp 4 juta dan Honda Beat senilai Rp 6 juta.
Selain itu mobilnya adalah dua unit Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp 270 juta dan Rp 500 juta. Sepedanya berupa BMC sepeda sport senilai Rp 65 juta.
Baca juga: Bernilai Ratusan Juta, Inilah Barang Bermerek yang Ikut Disita KPK dari Edhy Prabowo
Honda Genset-nya senilai Rp 45 juta. Dia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1.926.530.000. Tidak ada surat berharga yang dimilikinya.
Selain itu Edhy juga memiliki kas Rp 256.520.433.