6 Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Gatal

Penyebab vagina gatal ini bisa beragam seperti iritasi, infeksi jamur dan bakteri, sampai perubahan hormon.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Barabasa
Ilustrasi 

Cara mengatasi vagina gatal karena iritasi bisa dengan menghentikan penggunaan produk pemicu alergi. Hindari penggunaan sabun khusus pembersih vagina untuk mengatasi persoalan ini.

Selain itu, hindari menggaruk dan menggosok area vagina yang gatal karena bisa memperparah iritasi.

Baca juga: Jika Miss V Sakit Usai Hubungan Intim, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

2. Menghilangkan gatal di vagina gatal karena jamur

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Penyebab vagina gatal juga bisa karena infeksi jamur candida atau kandidiasis. Gejala infeksi jamur pada vagina di antaranya vagina terasa gatal atau panas, serta muncul cairan berwarna putih atau bening tapi tidak bau.

Infeksi jamur bisa terjadi saat keseimbangan bakteri di vagina terganggu, perubahan hormon, efek samping antibiotik, atau Diabetes yang tidak terkontrol, Melansir Healthline, cara mengatasi gatal di vagina terkait infeksi jamur biasanya dengan obat antijamur.

Dokter biasanya meresepkan obat gatal vagina antijamur berupa krim, salep, atau pil.

Baca juga: Normalkah Jika Miss V Keluarkan Lendir Mirip Putih Telur?

3. Mengatasi gatal di vagina gatal karena bakteri

Selain infeksi jamur, penyebab gatal di vagina juga bisa disebabkan infeksi bakteri. Vagina gatal karena infeksi bakteri kerap tidak menimbulkan gejala khusus.

Tandanya hanya berupa gatal pada vagina disertai keluarnya cairan beraroma tidak sedap. Cara mengatasi gatal di vagina terkait infeksi bakteri perlu obat antibiotik yang diresepkan dokter.

Ikuti dosis, petunjuk penggunaan, dan pastikan pengguaan obat antibiotik dari dokter tuntas agar perawatan lebih efektif.

4. Mengatasi vagina gatal karena penyakit menular seksual

Ilustrasi
Ilustrasi ((pexels))

Alasan kenapa vagina gatal juga bisa terkait penyakit menular seksual. Beberapa penyakit menular seksual yang bisa memicu gejala gatal pada vagina di antaranya klamidia, kutil kelamin, gonorea, dan trikomoniasis. Selain vagina gatal, penyakit menular seksual biasanya ditandai keputihan berwarna hijau atau kuning, serta nyeri saat kencing dan hubungan seks.

Cara menghilangkan gatal di vagina terkait penyakit menular seksual disesuaikan dengan penyebab mendasarnya.

Dokter biasanya mengobati penyakit menular seksual dengan obat antibiotik, antivirus, atau antiparasit.

Anda perlu minum obat rutin dan menghindari hubungan seks sampai infeksi atau penyakit benar-benar sembuh.

Baca juga: Benarkah Terlalu Sering Berhubungan Intim Bisa Membuat Vagina Makin Longgar? Ini Penjelasannya

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved