Potensi Erupsi Gunung Merapi

Ini Alasan Kenapa Gunungkidul Siap Tampung Pengungsi Gunung Merapi

Ia mengungkapkan, salah satu hal yang dibahas adalah menyediakan tempat pengungsian bagi warga terdampak Gunung Merapi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Alexander Ermando
Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto (kiri) dan Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan (kanan) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Aktivitas Gunung Merapi yang kian meningkat membuat sejumlah wilayah yang berdekatan bersiap melakukan berbagai langkah antisipasi.

Tak terkecuali dengan Kabupaten Gunungkidul.

Meski tak bersinggungan langsung, Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto  menyampaikan pihaknya juga ikut mengantisipasi potensi erupsi Gunung Merapi.

"Beberapa waktu lalu sudah ada pembahasan juga dengan Bupati dan Kapolres Gunungkidul terkait antisipasi Merapi," kata Noppy di Makodim 0730/Gunungkidul, Wonosari pada Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Tak Hanya Putih, Garam Ada yang Berwarna Merah Hingga Hitam, Berikut Manfaatnya Bagi Tubuh

Baca juga: Ridwan Kamil Penuhi Panggilan Bareskrim Polri untuk Beri Keterangan Terkait Acara Rizieq Shihab

Baca juga: Ini Penjelasan Batas Waktu Melaksanakan Shalat Dhuha, Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Ia mengungkapkan, salah satu hal yang dibahas adalah menyediakan tempat pengungsian bagi warga terdampak Gunung Merapi.

Sebab ada kemungkinan pengungsi dibawa ke Gunungkidul jika dibutuhkan.

Noppy mengatakan ada beberapa titik lokasi potensial yang bisa dijadikan tempat pengungsian.

Namun lokasi tersebut belum pasti karena masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut.

"Pastinya lokasi tersebut harus aman bagi pengungsi serta segala kebutuhannya juga tersedia," ujarnya.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan.

Menurutnya, lokasi pengungsian untuk warga terdampak Merapi masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Ia menyebut persiapan ini sebagai upaya membantu Kabupaten Sleman di mana Gunung Merapi masuk dalam wilayah tersebut.

Apalagi Gunungkidul juga bertetangga langsung dengan Sleman.

Baca juga: Beri Penawaran Menarik untuk Pelanggan, Wuling Gelar Operasi Tukar Kendaraan

Baca juga: DOA agar Terhindar Dari Fitnah Dajjal, Baca Al Kahfi Terutama Saat Hari Jumat

Baca juga: Pjs Bupati Klaten Sebut Telah Petakan Jumlah Dusun yang Terdampak Erupsi Gunung Merapi

"Jika memang nanti ada warga yang perlu diungsikan ke Gunungkidul, kami siap," kata Agus.

Kabupaten Gunungkidul sendiri saat ini bersiaga menghadapi dampak dari fenomena La Nina. BMKG memperkirakan curah hujan akan mengalami peningkatan 30 sampai 40 persen mulai akhir 2020 hingga awal 2021.

BPBD Gunungkidul beberapa waktu lalu sudah melakukan pemetaan untuk wilayah yang berpotensi terdampak.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul Agus Wibawa menyebut setidaknya ada 10 kapanewon yang rawan.

"Wilayah tersebut rawan terjadi dampak angin kencang, tanah longsor, banjir genangan, hingga banjir luapan Sungai Oya," katanya beberapa waktu lalu. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved