Status Siaga Gunung Merapi
Kebut Perbaikan Jalur Evakuasi, BPBD Sleman Rencanakan Perbaiki Plosokerep dan Watuadeg
Meningkatnya status Gunung Merapi dari Wasapada menjadi Siaga membuat Pemkab Sleman mempercepat proses perbaikan jalur evakuasi.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Proses perbaikan jalur evakuasi dari Padukuhan Glagah Malang hingga Banjarsari sudah hampir rampung.
Diperkirakan proses pengecoran jalan selesai sebelum 30 November.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Joko Supriyanto mengatakan panjang jalan yang diperbaiki sekitar 2,2 km.
Namun pengerjaan dilakukan cepat, sehingga diperkirakan selesai lebih awal.
Baca juga: Dinsos DIY Siapkan 200 Ton Beras Untuk Ketercukupan Logistik Pengungsi Gunung Merapi
"Sekarang paling tinggal 200 atau 300 meter yang belum dicor. Persentase ya 90 persen. Memang kemarin kami ingin selesai cepat, sebelum 30 November selesai,"katanya saat ditemui di barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo, Selasa (17/11/2020).
Selain Glagah Malang hingga Banjarsari, pihaknya merencanakan perbaikan jalur evakuasi di Plosokerep dan Watuadeg, Kepuharjo, Cangkringan.
Sebab jalur juga tersebut dinilai rusak dan perlu perbaikan.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan kepala padukuhan setempat.
Pasalnya untuk melakukan perbaikan perlu menutup jalan, dan akan menghambat mobilitas warga.
"Anggaran pakai BTT (biaya tak terduga), sekitar Rp1milyar lebih, kami baru merapatkan, terutama dengan pak dukuh. Karena untuk perbaikan itu perlu menutup jalan. Jadi warga juga perlu diberi pengertian,"sambungnya.
Baca juga: Warga Lereng Merapi Sering Dengar Suara Gemuruh, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Meningkatnya status Gunung Merapi dari Wasapada (level 2) menjadi Siaga (level 3) membuat Pemerintah Kabupaten Sleman mempercepat proses perbaikan jalur evakuasi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Taupiq Wahyudi mengatakan pihaknya telah melakukan perbaikan Padukuhan Srunen dan Singlar, Kapanewon Cangkringan.
Jalan di dua padukuhan tersebut diperbaiki sejak Senin (8/11/2020) lalu.
Perbaikan tersebut dilakukan dengan menambal jalan-jalan yang berlubang.
"Total yang digarap tidak sampai satu km, itu yang Srunen sampai Singlar. Kami targetkan hari ini selesai (perbaikan)," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)