Penanganan Covid
Barak Pengungsi Gunung Merapi di Klaten Sudah Dipasangi Bilik Demi Cegah Penyebaran Covid-19
Pemasangan sekat atau bilik itu demi menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 bagi para pengungsi.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Barak pengungsian sementara yang berada di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang yang masuk Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi di Kabupaten Klaten dipasang sekat atau bilik, Minggu (15/11/2020).
Pemasangan sekat atau bilik itu demi menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 bagi para pengungsi.
Proses pemasangan sekat atau bilik tersebut sudah dimulai oleh relawan di Desa Tegalmulyo sejak, Sabtu (14/11/2020).
"Hingga hari ini sudah dipasang untuk sebanyak 27 kepala keluarga (KK)," ujar Relawan Desa Tegalmulyo, Purnama saat Tribunjogja.com, Minggu (15/11/2020).
Baca juga: Pengungsi Gunung Merapi di Desa Balerante Klaten Jalani Tes Swab
Ia menambahkan, sekat atau bilik pengungsian di barak pengungsian yang berada di depan kantor desa setempat berukuran 240x240 sentimeter.
"Kalau tingginya mencapai 160 sentimeter," tambahnya.
Ia menambahkan, sekat atau bilik pengungsian tersebut malam ini akan mulai ditempati oleh pengungsi dari tiga Dusun, yakni Dusun Canguk, Sumur dan Pajegan.
Masing-masing sekat atau bilik dihuni oleh dua hingga tiga pengungsi.
Disinggung terkait evakuasi hewan ternak di Desa itu, Purnama mengatakan jika hingga saat ini pihaknya belum melakukan evakuasi.
Baca juga: Sebanyak 96 Ekor Hewan Ternak Pengungsi Merapi di Klaten Mulai Dievakuasi
Sekadar informasi, untuk Desa Tegalmulyo, berdasarkan data yang diterima, pada Sabtu (14/11/2020) malam jumlah pengungsi di barak pengungsian desa setempat berjumlah 128 jiwa.
Sebumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Sip Anwar mengatakan jika pemasangan sekat atau bilik bagi para pengungsi demi menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 bagi para pengungsi.
"Kita tidak ingin lokasi pengungsian menjadi tempat penyebaran Covid-19," ucapnya.
Selain memasang sekat atau bilik pengungsian, lanjut dia, pihaknya juga memastikan distribusi air bersih dan lampu penerangan guna menjaga kenyamanan para pengungsi. (TRIBUNJOGJA.COM)
Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M:
- Wajib Memakai masker
- Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
- Wajib Mencuci tangan dengan sabun