Status Siaga Gunung Merapi
Kapolda Jateng Tegaskan Penambangan Sudah Ditutup
Penambangan di Gunung Merapi sudah ditutup. Penutupan ini karena situasi yang mengancam keamanan jiwa.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menegaskan, penambangan di Gunung Merapi sudah ditutup.
Penutupan ini karena situasi yang mengancam keamanan jiwa.
"Sudah ditutup, tak hanya diamankan, karena situasi seperti ini untuk keamanan jiwa," ujarnya, Rabu (11/11/2020) saat meninjau di tempat pengungsian Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.
Luthfi mengatakan, pihaknya sudah melibatkan renkon atau kontijensi pemberlakukan Polres Magelang.
Sebanyak 270 personel sudah dilaksanakan.
Sanksi tegas diberlakukan jika ada yang melanggar.
Baca juga: Kapolda Jateng Siapkan 1.000 Velt Bed, 20 Tenda Dalmas dan Dokkes untuk Pengungsian
"Kita sudah libatkan renkon kontinjensi pemberlakukan polres magelang 270 personel sudah kita laksanakan. Ada sanksi tegas," tuturnya.
Selain tambang, Luthfi juga memastikan jalur evakuasi. Sarana angkutan, sarana jalan, dan jalur sudah dipetakan semua.
"Jalur evakuasi kita semua dengan BNPB sudah kerja sama. Dirlantas sudah koordinasi dengan stakeholder di wilayah kita, termasuk sarana angkutan, sarana jalan, jalur sudah dipetakan semua," ujarnya.
"Kalau polres magelang memerlukan terkait dengan evakuasi berdasarkan kontijensi yang meningkat, sampai ke tempat awas, sudah kita siapkan semua. Polri intinya back up penuh untuk masyarakat Magelang," tambah Lutfi.(TRIBUNJOGJA.COM)