Empat Kabupaten Blak-blakan Bicara Pengembangan Pariwisata
Pariwisata memberikan kontribusi untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatan pendapatan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - “Gunungkidul selama ini memiliki narasi dan stigma negatif, sehingga membuat masyarakat malu menyebut daerah asalnya. Yang kami lakukan adalah membalikkan semua stigma yang melekat itu dengan mengangkat potensi wisata dan berhasil.”
Demikian diungkapkan Bupati Gunungkidul, Badingah dalam webinar nasional Jateng Selatan-DIY “Beyond Pandemic” Sesi 2: Perspektif Pariwisata dan Budaya yang diselenggarakan oleh THINK PR dan didukung MAW Talk, pada Selasa, 10 November 2020.
Saat ini, pariwisata menjadi pintu gerbang perekonomian di Gunungkidul.
Dikatakan Badingah, pariwisata memberikan kontribusi untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatan pendapatan.
Pariwisata memainkan peranan penting dalam mendorong investasi pada infrastruktur baru seperti hadirnya Yogyakarta International Airport (YIA) yang ada di kabupaten Kulon Progo, merupakan gerbang utama wisatawan menuju Candi Borobudur yang berada di kabupaten Magelang dan semua tempat wisata di area Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian Selatan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso mengatakan, rancangan tol dari Semarang-Yogyakarta serta rencana (masih dalam masa studi) kereta api yang akan melintasi Kabupaten Magelang diharapkan bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan.
“Pariwisata seharusnya tidak hanya mendatangkan banyak orang, namun juga dibutuhkan quality tourism. Harapannya akan ada length of stay dan spending of money-nya tinggi sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Iwan.
Sektor yang terdampak cukup parah pada saat pandemi Covid-19 adalah sektor pariwisata dan ekosistemnya. Ditutupnya obyek wisata, anjuran “di rumah saja”
Moderator pada sesi dua ini, Dr Luh Micke Anggraini, dosen pariwisata Universitas Bali Dwipa, Denpasar, mengatakan sebaiknya memang harus tetap berhati-hati membuka daya tarik wisata, agar tidak menjadikannya klaster baru Covid-19.
Doktor Pariwisata asli Bali yang sudah 30 tahun berkecimpung di dunia pariwisata memberi masukan kepada para kepala daerah tersebut.
“Dalam industri pariwisata, kita harus bisa dengan cepat mengatakan kepada wisatawan tourist destination yang beken di daerah masing-masing. Misalnya, dengan cepat saya, sebagai pemimpin daerah bisa mengatakan dimana kalau mau mencari kuliner khas kabupaten daerah kepada wisatawan,” bebernya.
Sinergi antar kabupaten bukan sesuatu yang mustahil untuk dilakukan dan itu sudah dilakukan oleh Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang. Hal ini tertuang dalam kolaborasi Gelang Projo.
Bupati Kulonprogo, Drs H Sutedjo, menceritakan programnya kepada audiens webinar, “Candinya (Candi Borobudur) ada di Kabupaten Magelang, tapi pengembangan strategis tidak hanya pada titik candi berdiri. Ada Glamping Deloano ditempuh dengan aksesibilitas melalui Kulon Progo biarpun posisinya masuk ke wilayah Kabupaten Purworejo”, jelasnya.
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo, memberi penjelasan mengenai sinergitas wisata alam yang dilakukan antar desa di Banyumas.
Sadewo memberi penjelasan mengenai perjalanan sinergi yang terbentuk, dimana antar desa tersebut sadar bahwa jika mereka tetap mengedepankan egoisisme masing-masing, maka pariwisata alam ini tidak akan maju malah akan semakin hancur.
“Hasil dari sinergi antar desa wisata alam di Banyumas ini sangat terasa sekarang, dimana telah terbentuk 15 desa wisata alam yang telah dibuka dengan sistem pembayaran cashless. Kerjasama dengan Bank Jateng”, tutur Sadewo.
Rangkaian program Jateng Selatan-DIY tidak berhenti di acara webinar nasional ini.
THINK PR bersama dengan MAW Talk akan mengahadirkan kembali Dialog Bisnis 1, pada tanggal 18 November 2020, “Mencari Terobosan dan Peluang Baru Bagi Pengembangan Pariwisata ke Depan.”
Dilanjutkan keesokan harinya dengan Dialog Bisnis 2, pada tanggal 19 November 2020, “Mencari Terobosan dan Peluang Baru Bagi Pengembangan Bisnis dan UMKM.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/think-pr2.jpg)