Tips Menurunkan Kadar Asam Urat dalam Darah Secara Alami
Peningkatan kadar Asam Urat yang melebihi batas normal menjadi penyebab penyakit Asam Urat atau gout.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Asam Urat atau gout merupakan senyawa alami sisa hasil metabolisme zat purin.
Purin adalah molekul yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan bisa bersumber dari sejumlah bahan makanan.
Purin ditemukan dalam kadar tinggi di beberapa makanan seperti:
- Daging tertentu
- Sarden
- Kacang kering
- Bir
Purin juga terbentuk dan dipecah di dalam tubuh.
Dalam kondisi normal, Asam Urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine.
Asam Yrat baru akan menjadi masalah ketika menumpuk dalam darah dan tidak dapat dikeluarkan.
Peningkatan kadar Asam Urat yang melebihi batas normal menjadi penyebab penyakit Asam Urat atau gout.
Ada beberapa cara alami yang juga bisa membantu untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.
1. Batasi Konsumsi Makanan yang mengandung Purin Tinggi
Semakin tinggi kandungan purin dalam makanan Anda kadar asam urat juga akan makin besar.
Melansir dari Healthline, makanan tinggi purin di antaranya:
- Jeroan
- Daging babi
- Daging kalkun
- Ikan
- Kerang
- Daging domba
- Daging sapi muda
- Kembang kol
- Kacang polong
- Jamur
Makanan di atas adalah makan yang tetap dibutuhkan untuk tubuh.
Untuk itu disarankan hanya membatasi jenis makanan di atas bukan menghindarinya sama sekali.
Baca juga: Resep Obat Flu atau Pilek untuk Anak-anak dan Dewasa Ala dr Zaidul Akbar
2. Menjaga Berat Badan Ideal
Berat badan berlebih juga bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat.
Hal ini karena sel-sel lemak menghasilkan lebih banyak senyawa asam urat dibanding sel otot.
Setiap kenaikan berat badan akan membebani ginjal yang bertugas menyaring asam urat.
Meski begitu, melansir dari Medical News Today, penurunan berat badan yang terlalu cepat juga bisa meningkatkan kadar asam urat.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengelola berat badan secara jangka panjang dan berkala. Mengubah pola hidup lebih sehat seperti lebi aktif, makan dengan gizi seimbang dan padat nutrisi juga bida dilakukan.
3. Kurangi Konsumsi Gula
Meski asam urat kerap dikaitkan dengan makanan tinggi purin, tapi penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa gula bisa menjadi penyebab kondisi ini.
Para peneliti menemukan bahwa jenis gula olahan, terutama fruktosa, secara khusus bisa menyebabkan tingginya kadar asam urat.
Ini karena penyerapan gula olahan yang lebih cepat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan jumlah asam urat lebih tinggi.
Selain itu, makanan dan minuman manis juga menambah kalori yang tidak diperlukan tubuh dan berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.
Kenaikan berat badan sendiri bisa meningkatkan risiko penyakit ini.
Baca juga: Paling Banyak Diderita, Inilah Gejala Khusus Penyakit Diabetes Tipe 2
4. Konsumsi Banyak Serat
Mengonsumsi lebih banyak serat akan membantu tubuh untuk membuang asam urat.
Selain itu, serat juga bisa membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan insulin.
Memilih makanan berserat juga cenderung meningkatkan rasa kenyang dan membantu menurunkan risiko makan berlebihan.
Beberapa makanan kaya serat di antaranya:
- buah segar
- sayur segar
- gandum
- kacang-kacangan
Baca juga: Mudah Dilakukan, Berikut 12 Cara Mencegah Penyakit Diabetes Tipe 2
5. Kurangi Stres
Stres, kebiasaan tidur buruk, dan kurang olahraga bisa meningkatkan risiko peradangan.
Peradangan sendiri dapat memicu tingkat asam urat tinggi.
Stres bisa memicu kebiasaan tidur buruk, tapi kebiasaan tidur buruk juga membuat stres sulit diatasi.
Untuk mencoba mengatasinya, Anda bisa menghindari layar digital selama 2 hingga tiga jam sebelum tidur.
Hindaro konsumsi kopi sebelum tidur.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-asam-urat_20181031_133732.jpg)