Bisnis

Status Siaga Gunung Merapi, Pertamina Amankan Distribusi BBM dan LPG

Pertamina akan terus memantau perkembangan status siaga Gunung Merapi untuk mengamankan operasional penyaluran BBM dan LPG.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Pertamina berikan bantuan Brightgas 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Regional (MOR) Jawa Bagian Tengah (JBT) turut menanggapi naiknya status Gunung Merapi.

Pertamina telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif, bila jalur reguler distribusi BBM dan LPG tidak bisa dilalui saat terjadi erupsi.

Pejabat sementara (Pjs.) Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR JBT, Marthia Mulia Asri menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiagakan dan melakukan tindakan mitigasi ke 19 SPBU dan tujuh agen LPG yang berada di sekitar kawasan Gunung Merapi dalam radius 25KM.

Ia menegaskan bahwa Pertamina akan terus memantau perkembangan status siaga Gunung Merapi untuk mengamankan operasional penyaluran BBM dan LPG.

Baca juga: Dukung Kesehatan Lingkungan, Pertamina Hadirkan Program Langit Biru di Kabupaten Sleman

"Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan BBM dan LPG, namun tetap bersiaga terhadap antisipasi letusan Gunung Merapi," ujarnya Minggu (8/11/2020).

Selain mengamankan jalur distribusi BBM dan LPG, Pertamina juga turut menyalurkan bantuan berupa BrightGas kepada beberapa posko pengungsian yang rentan terdampak, pada Sabtu (7/11/2020) kemarin.

Bantuan tabung BrightGas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai logistik dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi pengungsian.

Terlebih Pertamina menyediakan pengisan ulang tabung LPG di titik-titik tersebut selama posko pengungsian tersebut beroperasi.

“Total 50 tabung BrightGas mulai dikirimkan ke beberapa titik pengungsian, untuk membantu operasional posko pengungsian warga, khususnya di dapur umum," paparnya.  

Baca juga: Pertamina Dukung Program Paket Konversi BBM ke BBG bagi Petani dan Nelayan

50 tabung itu terbagi di antaranya 10 tabung di Desa Glagaharjo, Cangkringan, 10 tabung di Desa Bayam, Cangkringan, 15 tabung di Kantor Kecamatan Selo, Boyolali sebanyak, dan 15 tabung di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang.

Lebih lanjut, Marthia juga telah menurunkan timnya untuk berkoordinasi dengan BPBD Magelang untuk memetakan kebutuhan bagi masyarakat terdampak.

"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat untuk meringankan beban bagi masyarakat terdampak, khusunya dalam status siaga seperti saat ini," tuturnya.  

Ia pun mengimbau, bagi masyarakat yang menemui kendala untuk mendapatkan BBM dan LPG, maka dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 dengan menyebutkan alamat dan kelurahan domisili agar bisa ditindaklunjuti dengan cek ke lapangan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved