Pemilu AS
PEMILU AS: Pidato Pertama Joe Biden sebagai Presiden Terpilih Amerika Serikat
Biden mengalahkan Presiden petahana Donald Trump setelah penghitungan suara menegangkan setelah pemilihan Selasa.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Joe Biden mengatakan ini adalah waktu untuk memulihkan Amerika Serikat (AS), dalam pidato pertamanya sebagai presiden terpilih, dan bersumpah untuk tidak memecah belah tetapi menyatukan negara.
"Mari saling memberi kesempatan," katanya pada sebuah acara di Delaware yang ditujukan kepada mereka yang tidak memilihnya, dikutip Tribun Jogja dari BBC.
Biden mengalahkan Presiden petahana Donald Trump setelah penghitungan suara menegangkan setelah pemilihan Selasa.
Trump belum menyerah dan belum berbicara secara terbuka sejak kekalahannya diumumkan saat dia bermain golf.
Hasilnya menjadikan Trump sebagai presiden satu masa jabatan pertama sejak 1990-an.
Kampanyenya telah mengajukan rentetan tuntutan hukum di berbagai negara bagian tetapi pejabat pemilu mengatakan tidak ada bukti bahwa pemungutan suara itu dicurangi, seperti yang dia klaim.
Perayaan spontan merebak di kota-kota besar setelah media mengumumkan kemenangan Biden pada hari Sabtu.
Sementara itu pendukung Trump yang kecewa berdemonstrasi di beberapa kota tetapi tidak ada laporan insiden.
Biden: Berhenti perlakukan lawan sebagai musuh
Berbicara kepada pendukung yang bersorak di tempat parkir di kampung halamannya di Wilmington, Biden berkata:
"Saya berjanji untuk menjadi presiden yang berusaha untuk tidak memecah belah, tetapi untuk bersatu; siapa yang tidak melihat negara bagian merah dan negara bagian biru, hanya melihat Amerika Serikat . "
Biden - yang sejauh ini telah memenangkan lebih dari 74 juta suara, terbanyak untuk calon presiden AS - memuji dukungan "beragam" yang dia kumpulkan selama kampanye, dan berterima kasih kepada para pemilih Afrika-Amerika pada khususnya.
Namun dia juga menghubungi pendukung Trump secara langsung.
"Sudah waktunya untuk menyingkirkan retorika kasar, menurunkan suhu, bertemu lagi, saling mendengarkan lagi," kata Biden, tanpa menyebut saingannya dalam pemilihan.
"Dan untuk membuat kemajuan, kita harus berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh."
Presiden terpilih, yang tiba di panggung dengan mengenakan masker, mengumumkan bahwa ia akan membentuk komite tanggapan virus korona untuk memastikan siap menerapkan keputusan sejak hari pelantikannya di bulan Januari, karena "itulah satu-satunya cara agar kita dapat kembali hidup."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/presiden-terpilih-as-joe-biden-dan-wakil-presiden-terpilih-kamala-harris-menyampaikan-sambutan.jpg)