Breaking News:

Bisnis

Royal Ambarrukmo Yogyakarta Tanam Pohon Langka di YIA

Dengan menanam 11 pohon yang sarat makna dan diharapkan nantinya dapat memberikan keteduhan di area sekitar Yogyakarta International Airport.

istimewa
Royal Ambarrukmo Yogyakarta Tanam Pohon Langka di YIA 

TRIBUNJOGJA.COM - Royal Ambarrukmo Yogyakarta sebagai satu-satunya heritage hotel yang memiliki ikon budaya ini memiliki cita-cita sekaligus berusaha terus kompak mendukung dan menggerakkan kembali roda perekonomian Yogyakarta di bidang pariwisata.

Hotel bintang 5 yang mempunyai 247 kamar dan berbagai fasilitas modern terbaik di kelasnya ini, beberapa waktu lalu bekerjasama dengan PT Angkasa Pura 1 - YIA.

Tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2020 di area Bale Kambang, Yogyakarta International Airport, dengan melakukan penanaman 11 pohon yang berasal dari Kebon Raja Pesanggrahan Ambarrukmo yang kini disebut Royal Garden.

Penanaman kesebelas pohon ini sebagai bentuk kepedulian Royal Ambarrukmo Yogyakarta untuk pariwisata Yogyakarta, yaitu dengan menanam 11 pohon yang sarat makna dan diharapkan nantinya dapat memberikan keteduhan di area sekitar Yogyakarta International Airport.

Baca juga: Dirgayuswa Kasanga Royal Ambarrukmo Yogyakarta Digelar Perdana di YIA

Penanaman di sekitar Bale Kambang, YIA menjadi area yang dipilihkan oleh YIA khusus untuk Royal Ambarrukmo, mengingat Bale Kambang di YIA ini adalah replika dari Bale Kambang yang ada di kompleks Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta, yang letaknya di paling belakang bangunan Pendopo, kini Bale Kambang menghiasi sisi gerbang masuk YIA.

Penanaman pohon langka tersebut dilakukan 11 tokoh penting yang turut berperan serta dalam pengembangan pariwisata yaitu, Haris Susanto - Managing Director Ambarrukmo Group, Herman Courbois –- General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Kol. Pnb. Agus Pandu Purnama -- General Manager PT. Angkasa Pura 1 – Yogyakarta International Airport, Ir. Singgih Raharjo, SH, M.Ed --- Kepala Dinas Pariwisata DIY, Andry Indrady, AMD, IM, MPA, Ph.D  – Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Asdo Artriviyanto --- Executive Vice President PT. Kereta Api Indonesia (Persero) DAOP 6, Ida Ayu Wyn Sri Gotami --- General Manager Garuda Indonesia Branch Yogyakarta, V. Hantoro, ST -– Ketua DPD ORGANDA DIY, Herry Setyawan – Ketua DPD ASITA DIY, Deddy Pranowo Eryono -– Ketua BPD PHRI DIY, Drs. Prihatno, MM –- Ketua STP AMPTA Yogyakarta.

Kesebelas tanaman yang sarat akan filosofi tersebut adalah pohon beringin putih, mundu, sawo kecik, belimbing wuluh, kelengkeng, dan bunga kantil.

Pohon Beringin bagi masyarakat Jawa khususnya memiliki arti keagungan, keadilan serta keunggulan.

Pohon ini memiliki sifat menjadi pengayom atau mengayomi/pelindung, sehingga makna yang terkandung dalam sebuah beringin yaitu “Saling mengayomi kepada semua lapisan masyarakat ddalam kehidupan sehari-hari”.

Baca juga: Kembali Beroperasi Penuh, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Siap Berikan Layanan Terbaik

Pohon Sawo kecik atau  Manikara kauki yang juga sering disebut sebagai sawo Jawa kini pohon sawo kecik ini mulai termasuk dalam kategori tumbuhan langka.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved