Bisnis

Kembali Beroperasi Penuh, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Siap Berikan Layanan Terbaik

Managing Director The Ambarrukmo, Harris Susanto, pembukaan secara keseluruhan operasional hotel disesusaikan dengan arahan dari pemerintah daerah (Pe

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Managing Director The Ambarrukmo, Harris Susanto, saat lakukan konferensi di Royal Ambarrukmo pada Senin (07/09/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Royal Ambarrukmo Yogyakarta sebagai satu di antara hotel tertua di kota Yogyakarta yang berdiri sejak 1965 silam akan beroperasi secara penuh mulai Senin (07/09/2020).

Setelah hampir 3 bulan, operasional sempat berhenti akibat pandemi.

Managing Director The Ambarrukmo, Harris Susanto, pembukaan secara keseluruhan operasional hotel disesusaikan dengan arahan dari pemerintah daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Pembukaan ini sudah mendapatkan persetujuan dari Gubernur, Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY dan stake holder pariwisata lainnya untuk membuka kembali operasional hotel secara keseluruhan. Namun, harus seimbang dengan peraturan protokol kesehatannya," jelasnya pada Senin (07/09/2020).

Royal Ambarrukmo Yogyakarta Jadi Hotel Percontohan di Yogya dalam Menerapkan Adaptasi Baru

Dalam penerapan protokol kesehatan Royal Ambarrukmo akan menyesuaikan dengan pedoman dari pemerintah dan organisasi kesehatan internasional (WHO).

Diantaranya, akan disediakan fasilitas penunjang protokol kesehatan meliputi tempat cuci tangan yang di tempatkan pada lokasi yang mudah diakses tamu.

Kemudian, tamu wajib menggunakan masker, hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, dan pengaturan jarak. Protokol kesehatan tersebut pun berlaku terhadap karyawan Royal Ambarrukmo.

"Peraturan berlaku kepada semua tamu maupun karyawan. Untuk tamu yang berasa dari zona hitam atau merah sebelum memasuki hotel akan ada pemeriksaan khusus dari pihak kami. Selain itu, bekerja sama dengan Dinpar DIY melalui aplikasi Visiting Jogja kami pun mewajibkan tamu untuk mengunduhnya, sebagai upaya untuk memudahkan proses tracing dan tracking bila terjadi sesuatu," ujarnya.

Hotel bintang lima dengan total kamar sebanyak 247 unit. Dilengkapi dengan 2 ballroom besar yang mampu menampung 2000 orang.

Telah mengantongi sertifikasi HACCP dan ISSO 22000 sebagai standar higienitas pada pemrosesan makanan.

Royal Ambarrukmo Yogyakarta Dipilih sebagai Pilot Project Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

"Semua sektor turut diperhatikan. Tidak hanya lingkungan hotel untuk makanan pun menjadi prioritas kami. Makan yang disediakan kepada tamu dipastikan sudah memenuhi standar kesehatan dan disesuaikan dengan protokol kesehatan," terangnya.

Di lain sisi, untuk mendukung sektor pariwisata di DIY. Royal Ambarrukmo pun kembali memberikan kontribusi lewat program edukasi kebudayaan.

Program edukasi bidaya akan diselenggarkan di Pendopo Pesanggarahan Ambarrukmo yang akan menghadirkan pertunjukan seperti seni tari Tanah Jemparingan, Seni Teh Patehan dan aktivitas kebudayaan lainnya.

"Pihak kami akan terus mendukung industri pariwisita di DIY untuk bisa bangkit lagi. Sehingga, harapannya langkah kecil ini bisa memberikan manfaat yang besar khusus sektor wisata," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved