Kadisbuparpora Klaten Imbau Pengelola dan Pengunjung Objek Wisata Patuhi Protokol Kesehatan
Sempat ditutup selama tiga hari karena adanya seorang karyawan freelance terkonfirmasi Covid-19, akhirnya Umbul Ponggok
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sempat ditutup selama tiga hari karena adanya seorang karyawan freelance terkonfirmasi Covid-19, akhirnya Umbul Ponggok yang berada di Kecamatan Polanharjo, Klaten kembali dibuka untuk umum, Kamis (5/11/2020).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Budaya Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Klaten, Sri Nugroho mengimbau pengelola objek wisata air di Klaten untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.
"Kita minta masyarakat dan pengelola agar disiplin mematuhi anjuran pemerintah, selalu mentaati proktap untuk menjaga diri sendiri utamanya maupun untuk orang lain," katanya Kamis (5/11/2020).
Ia mengatakan, penerapan protokol kesehatan di objek wisata air di Klaten masih mengacu kepada Surat Edaran (SE) Bupati Klaten nomor 443.116/13 tahun 2020 tentang Pembukaan Obyek Wisata Tirta Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Klaten.
"Untuk penerapan objek wisata air di Klaten masih merujuk SE Bupati 443.116/13. Belum ada penambahan peraturan," katanya.
Baca juga: Sempat Ditutup Tiga Hari, Umbul Ponggok Klaten Sudah Buka Lagi
Baca juga: Bank BPD DIY Tingkatkan Kerjasama dengan AMIKOM Yogyakarta
Sementara itu, Kepala Desa Ponggok, Junaidi Mulyono mengatakan jika pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan sebelum kembali membuka objek wisata air tersebut.
Beberapa diantaranya yakni sosialisasi penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability)
CHSE ini disosialisasikan kepada UMKM, pengelola hingga Bumdes Tirta Mandiri.
"Hari pertama ini kita sudah sosialisasi kepada teman-teman UMKM dan pengelola, pokdarwis dan juga Bumdes untuk menerapkan CHSE," ujarnya pada Tribun Jogja, Kamis (5/11/2020).
Selain itu, kata dia, pihaknya juga membentuk Gugus Covid-19 disetiap unit usaha yang ada di Desa Ponggok. Hal itu guna memastikan terlaksananya penerapan protokol Covid-19 di objek wisata air tersebut.
"Gugus Covid itu bertanggung jawab untuk pendisiplinan dan juga penindakan terkait protap di umbul Ponggok. Kita juga sudah adakan penyemprotan disinfektan di seluruh area sebelum umbul di buka lagi," paparnya.
Menurut Junaidi, pada hari pertama dibuka kembali, Umbul Ponggok dikunjungi sekitar 150 orang.
Sementara untuk target harian selama Covid-19 ini, Umbul Ponggok ditargetkan bisa menyedot maksimal 300 wisatawan.
Baca juga: Sekda DI Yogyakarta Imbau Aktivitas Penambang Pasir di Sekitar Merapi Dihentikan
Baca juga: Kecelakaan Lantas, Truk Bermuatan Batu Ringsek di Tanjakan Pok Cucak Ponjong Gunungkidul
"Kapasitas umbul ponggok itu sekitar 1000 pengunjung, tapi selama Covid-19 ini, kita hanya tampung 300 pengunjung setiap harinya," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, dua objek wisata air di Klaten ditutup setelah ditemukannya seorang pengunjung dan warga sekitar yang terkonfirmasi positif Covid-19.