Breaking News:

Bisnis

Keterlibatan Bank BPD DIY dalam Proses Pembangunan Tol Diharapkan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Keterlibatan BPD DIY dalam pembangunan jalan tol di Yogyakarta ini dapat membantu dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang tertekan sejak pandemi.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
internet
BPD DIY 

TRIBUNJOGJA.COM - Pembangunan jalan tol di DIY diharapkan turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Program pembangunan ini pun juga ditindaklanjuti oleh Bank BPD DIY.

Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad berharap keterlibatan pihaknya dalam pembangunan jalan tol di DIY ini dapat membantu dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi DIY yang tertekan sejak pandemi Covid-19.

"Dari sisi pengeluaran pemerintah akan meningkat dengan adanya pembangunan jalan tol tersebut sehingga bisa berkontribusi signifikan dalam mengangkat pertumbuhan ekonomi di DIY," jelasnya Rabu (4/11/2020).

Baca juga: BPD DIY Dukung Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah melalui KPR FLPP

Ia mengungkapkan, kehadiran jalan tol di DIY sendiri mempunyai multiplier effect terutama dalam akses transportasi dan wisata dari maupun ke berbagai daerah.

Selain itu, keberadaan jalan tol juga dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk mempercepat proses transaksi.  

Ia juga malihat bahwa ada empat peluang yang dapat dimanfaatkan Bank BPD DIY dengan adanya rencana pembangunan jalan tol di DIY tersebut.

Peluang itu yakni Bank BPD DIY sebagai bank pembayaran pembebasan tanah, bank pemberi talangan dalam pembebasan tanah, bank sindikasi proyek investasi dan penyedia modal kerja bagi kontraktor.

"Tahapan rencana pembangunan jalan tol di DIY untuk ruas jalan Yogya-Solo sudah selesai pematokan lahan dan disusul paralel dengan pembebasan lahan pada 2020 ini, Bank BPD DIY sudah dapat bekerjasama. Kami telah siapkan kurang lebih Rp 5 triliun," ungkapnya.  

Baca juga: Berkolaborasi dengan BPD DIY, Pemkot Yogya Salurkan Beasiswa Pendidikan

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Miyono mengungkapkan pertumbuhan ekonomi DIY mengalami penurunan sejak awal pandemi Covid-19.

Bahkan diprediksi pertumbuhan ekonomi masih negatif hingga akhir 2020.

"Pertumbuhan ekonomi DIY 2020 masih negatif hingga saat ini dan mudah-mudahan tidak terlalu dalam," jelasnya.  

Namun diyakini pertumbuhan ekonomi DIY akan tumbuh positif dengan adanya proyek pembangunan tersebut pada 2021 mendatang.

"Salah satu pemicunya proyek infrastruktur terutama pembangunan jalan tol Yogya-Solo. Pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi Yogyakarta," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved