Breaking News:

Bisnis

BPD DIY Dukung Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah melalui KPR FLPP

KPR FLPP merupakan satu di antara program dana subsidi perumahan untuk masyarakat kecil yang berpenghasilan rendah.

internet
BPD DIY 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Bank BPD DIY terus berkomitmen mendukung kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dukungan tersebut direalisasikan melalui penyaluran kredit KPR FLPP (Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) melalui kerjasama dengan Perum Perumnas.

Munaryati selaku Pemimpin Cabang PT. Bank BPD DIY Cabang Bantul menjelaskan kerjasama dengan Perum Perumnas ini adalah bentuk kepedulian PT. Bank BPD DIY untuk selalu berkomitmen membantu dan memberikan solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ada di wilayah DIY.

Ia menjelaskan, KPR FLPP merupakan satu di antara program dana subsidi perumahan untuk masyarakat kecil yang berpenghasilan rendah dengan berpenghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan dan tidak memiliki rumah atau belum pernah menerima subsidi/bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah.

Ia menjelaskan, KPR FLPP tersebut dapat dinikmati tidak hanya bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap tetapi juga yang berpenghasilan tidak tetap.

Baca juga: Berkolaborasi dengan BPD DIY, Pemkot Yogya Salurkan Beasiswa Pendidikan

Dengan suku bunga yang sangat rendah tentu saja menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat.

"Selain itu masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat tambahan yaitu pemberian sebagian uang muka KPR melalui Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp 4 juta," ujarnya Minggu (25/10/2020).  

Menurutnya, KPR FLPP menjadi peluang yang bisa digarap untuk mewujudkan sejuta rumah bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bantul yang sebagian besar lahannya masih memungkinkan untuk dikembangkan perumahan FLPP.

Adapun saat ini proyek yang masih dikerjakan Perum Perumnas di Bantul yaitu Perumahan Pesona Trimulyo Asri yang berlokasi di Segoroyoso, Pleret, Bantul dengan jumlah 181 unit dimana yang tersisa masih kosong tinggal sekitar 30 unit.

Ia berharap kerjasama ini tidak hanya dalam bentuk penyaluran kredit FLPP yang ada di wilayah Bantul, namun nantinya akan berkembang untuk seluruh wilayah DIY dan ke depan kerjasama ini tidak hanya dalam bentuk penyaluran kredit FLPP tetapi juga pembiayaan-pembiayaan lainnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved