Pendidikan
Disdik Sleman Kembangkan Sembada Belajar untuk SMP
Untuk pengembangan Sembada Belajar, Disdik Sleman bakal mengefektifkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pada Agustus lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan kanal YouTube Sembada Belajar.
Tujuannya adalah untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Kanal belajar tersebut memuat video-video pembelajaran.
Harapannya target kurikulum bisa disampaikan dengan baik, meskipun tidak bisa 100 persen.
Baca juga: Siswi SMAN 1 Sleman Kembangkan Batik yang Bisa Berubah Warna
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengatakan saat ini Sembada Belajar masih diperuntukkan bagi siswa SD.
Namun demikian pihaknya akan mengembangkan untuk siswa SMP.
"Materi Sembada Belajar saat ini sudah banyak, tetapi materi masih untuk SD. Ke depan akan kami tingkatkan untuk SMP juga. Rata-rata yang SMP sudah memiliki aplikasi pembelajaran sendiri, tetapi kami tetap akan mengembangkan Sembada Belajar untuk SMP," katanya, Rabu (04/11/2020).
Untuk pengembangan Sembada Belajar, Disdik Sleman bakal mengefektifkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).
Dengan begitu, tidak hanya kompetensi siswa saja yang meningkat, namun juga kompetensi guru.
"Guru juga kami libatkan dalam membuat video. Tentu kami akan efektifkan KKG dan MGMP,"ujarnya.
Baca juga: Disdikpora DIY Belum Terima Laporan Guru yang Menjalankan Gerakan Guru Mengajar
Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 4 Depok, Lilik Mardiningsih menambahkan sekolahnya memiliki materi pembelajaran sendiri, guru telah dibekali perencanaan pembelajaran hingga evaluasi.
Tugasnya sebagai kepala sekolah adalah untuk melakukan supervisi dan evaluasi terhadap perencanaan tersebut.
Meski telah memiliki rencana pembelajaran sendiri, namun ia mendukung adanya Sembada Belajar untuk SMP.
Harapannya dapat memperkaya media pembelajaran.
"Direktorat PSMP juga mengembangkan modul daring dan luring. Mungkin semua (termasuk Sembada Belajar) akan dipakai, untuk memperkaya media pembelajaran," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/disdik-sleman-wajibkan-pembina-pramuka-miliki-sertifikat-mahir-dasar-dan-lanjut.jpg)