Breaking News:

Yogyakarta

PHRI Yogyakarta Kembali Gencarkan Paket Wisata Sepeda untuk Gaet Wisatawan Luar Kota

Kegiatan bersepeda menjadi incaran bagi para pelaku wisata di DIY. Untuk menarik kunjungan, pengelola hotel kembali mempromosikan paket wisata sepeda

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Dishub Kota Yogyakarta Optimalkan Rute Sepeda Wisata, Jumat (25/9/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Libur panjang akhir pekan kemarin meningkatkan tingkat hunian atau okupansi hotel penginapan di Yogakarta.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengungkapkan puncak kunjungan di tanggal 29 dan 30 Oktober.

Deddy menjelaskan, dari 400 hotel dan restoran yang menjadi anggota PHRI, hanya 142 saja yang beroperasi.

Dari jumlah tersebut, okupansi rata-rata di semua kelas hotel mencapai 95% dari total jumlah total kamar yang ada. Di mana kamar yang dibuka sabanyak 70%.

Usai libur panjang, Deddy mengungkapkan bahwa strategi untuk menggaet penggunjung akan menerapakan pola yang sama sebelum adanya libur panjang. Yakni dengan harga promo dan paket wisata sepeda.

"Karena terbukti dengan paket wisata sepeda itu bisa mendongkrak okupansi. Yang semula menginap satu hari, ternyata bisa tambah karena ada rute sepeda yang menarik. Pangsa pasarnya adalah keluarga. Ada yang rombongan satu bus, isi bagasinya bukan koper tapi sepeda," ungkapnya Senin (2/11/2020).

Baca juga: Wisatawan Membludak Saat Libur Panjang Lalu, Satpol PP DI Yogyakarta Sebut Prokes Diabaikan

Baca juga: Berkah Liburan, Penginapan di Yogya penuh. Wisatawan Wajib Patuhi Protokoler Kesehatan

Ia menilai ada fenomena menarik saat pandemi ini di mana aktivitas bersepeda menjadi trend di semua kalangan.

Pemerintah Kota Yogyakarta pun juga sudah membuat rute sepeda melewati kampung-kampung. Kondisi ini direspon oleh sejumlah hotel untuk membuat paket wisata sepeda.

"Program ini selain meningkatkan okupansi juga memberdayakan UMKM sekitar. Baik di sekitar hotel maupun UMKM yang dilalui rute sepeda," imbuhnya.

Deddy menuturkan, bahwa Pemkot Yogyakarta sudah mewajibkan hotel bintang 3 hingga bintang 5 untuk membuat rute sepeda di wilayahnya. Program ini pun akhirnya juga diikuti oleh bintang 3 ke bawah termasuk non bintang.

"Hotel-hotel ini ada yang menyediakan sepeda melalui pihak lain, seperti Jogjabike, tapi ada pula tamu yang membawa sepeda dari asalnya sendiri," tuturnya.

Diharapkan program ini dapat menarik kunjungan wisatawan di luar adanya libur panjang akhir pekan atau long weekend. (Tribunjogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved