Breaking News:

Kota Magelang

Lantik Dirut Baru PDAM, Wali Kota Magelang Minta Haryo Nugroho Tekan Kebocoran Air

Lantik Dirut Baru PDAM, Wali Kota Magelang Minta Haryo Nugroho Tekan Kebocoran Air

Dok Prokopim Pemkot Magelang
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, melantik dua direktur BUMD, PDAM Kota Magelang dan Perusahaan Umum Daerah Perbengkelan Prima Oto Kota Magelang, Senin (2/11/2020) di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito melantik dua direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Magelang di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Senin (2/11/2020).

Dua direktur yang dilantik adalah Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang yang dijabat Mochamad Haryo Nugroho.

Kemudian Direktur Perusahaan Umum Daerah Perbengkelan Prima Oto Kota Magelang, Dimas Subkhan.

Secara khusus, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, meminta kepada direktur PDAM Kota Magelang bisa menekan kebocoran yang mencapai hampir 50 persen.

Menurutnya, masalah tersebut mesti segera diselesaikan.

"Pipanya makin hari makin tua. Jangan diremehkan. Estimasi kebocoran sudah mencapai hampir 50%. Dirut jangan memikirkan hal ini sendiri. Koordinasikan dengan Dewan Pengawas, didampingi Asisten 2 dan Kabag Perekonomian.

Baca juga: Belasan Warga Terjaring Operasi Yustisi di Kota Magelang, Diberi Teguran Lisan dan Tertulis

Baca juga: Antisipasi Muda-mudi Bermesraan di Tempat Umum, Satpol PP Kota Magelang Akan Intensifkan Patroli

Lalu tenaga-tenaga muda profesional yang ada di PDAM harus dikerahkan untuk terus merumuskan," katanya, Senin (2/11/2020) seusai melantik.

Dikatakannya, sistem pengelolaan air minum di Kota Magelang sudah dibangun sejak zaman Belanda dan saat ini tinggal meneruskan saja, namun kenyataannya mengelola air itu tidak sesederhana yang dibayangkan.

Terlebih ada laporan estimasi kebocoran sudah mencapai hampir 50%.

Ia meminta agar Dirut yang baru saja dilantik segera membereskan persoalan ini dengan berkoordinasi bersama Dewan Pengawas, Asisten 2 Sekda, Kabag Perekonomian, serta pihak-pihak terkait.

Kedua direktur juga diminta segera membuat business plan sebelum bekerja. Selain menaruh harapan besar agar peran direktur bisa mendatangkan keuntungan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Tentunya sebagai nahkoda atau kapten yang memimpin perusahaan, visi dan misi harus jelas, punya target. Selain itu, para pejabat dan jajaran di bawahnya harus bisa nyengkuyung bersama. Jangan rutin-rutin saja," katanya.

Mochamad Haryo Nugroho, sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang sendiri semula juga menjabat sebagai direktur di perusahaan yang sama.

Kemudian, Dimas Subkhan, sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Perbengkelan Prima Oto Kota Magelang yang juga dilantik kembali. (Tribunjogja/Rendika Ferri)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved