Breaking News:

Slamet Wahyuni, Pemuda Pelopor Tenarnya Kopi Merapi Babadan

Masa panen raya kopi Arabica Dusun Babadan sudah lama berlalu. Saat ini, ribuan tanaman kopi di dusun lerengbarat Merapi tengah berbunga.

Tribunjogja/ Setya Krisna Sumargo
pelopor tenarnya kopi Babadan atau kopi Merapi Babadan 

“Petik dan olahnya serampangan. Tidak ada ilmu, dan akhirnya kualitasnya sangat rendah. Dijual sulit,” kenang Slamet yang kini memiliki jaringan luas di bidang perkopian.

“Putus asa, berkuintal-kuintal green bean kopi dihambur-hamburkan ke kebun. Dibuang begitu saja,” kata Pak Poni, ayah Slamet Wahyuni.

Merasa prospeknya suram, dan keberadaan tanaman kopi diangap mengokupasi lahan sayur mayur, batang-batang tanaman kopi umur 3 tahun pun dibabat, nyaris habis.

Dari 100.000 batang tanaman kopi, tersisa sekitar 30 persen saja. Itulah yg diselamatkan Slamet dan Pak Poni. Pria ini Ketua Kelompok Tani Tumpang Sari Dusun Babadan.

Pak Poni dulu juga turut membabati sebagian tanaman kopi di kebunnya. "Mboten ming getun (Tidak hanya menyesal)," katanya saat ditanya apakah ia menyesal membabati tanaman kopi.

Slamet mengakui sejak empat tahun terakhir, kopi mendapatkan tempat layak di masyarakat. Kedai dan kafe bertebaran. Harga komoditas ini di level petani ikut terkerek.

Para pebisnis minuman kopi memerlukan pasokan bahan yang memadai, berkualitas tinggi, dan memiliki ciri serta karakter tertentu.

Biji kopi Babadan menurut Slamet sudah memiliki pasar sendiri. Ia tidak khawatir stok kopi yang ia tangani kehilangan pembeli.

Baca juga: Jadwal Liga Spanyol Pekan 8 LIVE beIN SPORTS 1 Jam Tayang Alaves vs Barcelona, Real Madrid vs Huesca

Baca juga: RESMI, Bagus Kahfi Gabung FC Utrech di Liga Belanda

Pandemi virus Corona memang berdampak lumayan. Namun bukan berarti bisnis perkopian mandek. “Pembeli tetap ada, dan dari petani pun jika punya stok pasti saya ambil,” kata Slamet yang hanya tamat SMP Negeri 2 Dukun.

Slamet sejak kelas 2 SMP, sudah ikut membantu ayahnya berkebun, merawat dan membesarkan kopi. Ketekunannya berbuah sangat baik.

Halaman
1234
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved