Breaking News:

Jawa

Masyarakat Klaten Diminta Tidak Takut Laporkan Pelanggaran Kampanye ke Bawaslu

Masyarakat diminta untuk turut serta melakukan pengawasan partisipatif terhadap proses kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten 2020.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Masyarakat Kabupaten Klaten diminta untuk turut serta melakukan pengawasan partisipatif terhadap proses kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten (Pilbup) 2020.

Jika seandainya, masyarakat menemukan kecurangan atau kesalahan dalam proses kampanye di Pilbup Klaten, masyarakat pun diminta tidak takut untuk melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Klaten.

Hal itu diminta oleh Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrokhman, saat menggelar sosialisasi pengasawan partisipatif bersama awak media dan admin penggiat media sosial yang diselenggarakan di satu hotel di Jalan Pemuda, Klaten, Selasa, (27/10/2020).

Baca juga: Sebanyak 627 Petugas Bawaslu Klaten Kembali Jalani Rapid Test

"Laporan masyarakat bisa menjadi informasi awal bagi teman-teman pengawas untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye. Untuk itu kita minta masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan setidaknya menginformasikan atau jadi informan kami," ujarnya.

Ia mengatakan, pengawasan Pilbup Klaten akan berhasil jika tingkat partisipasi masyarakat untuk mengikuti semua tahapan pemilihan tinggi.

Untuk Kabupaten Klaten tingkat partisipasi warga dalam pengawasan partisipatif masih harus terus dipacu sehingga warga berani dan aktif berpartisipasi.

Arif menyatakan, pengawasan partisipatif dimaksimalkan karena menyadari Bawaslu Klaten mempunyai keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Baca juga: KPU Klaten Targetkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 di Atas 70 Persen

Sebab, Pengawas Desa pada Pemilu sebelumnya jumlahnya lebih satu orang, namun pada Pilbup 2020 Pengawas desa kelurahan setiap desa hanya satu orang.

Untuk itu Bawaslu Klaten terus berupaya mengembangkan pengawasan partisipatif yang mampu melibatkan masyarakat sebanyak-banyaknya untuk terlibat dalam pengawasan Pilbup 2020.

Arif juga menambahkan jika pihaknya memastikan bakal merahasiakan identitas masyarakat yang melapor adanya dugaan pelanggaran kampanye di Pilbup Klaten 2020 tersebut.

"Jaminan bagi pelapor yang jelas, kami pasti merahasiakan identitas pelapor, saksi dan sebagainya. Kemarin kami juga sudah koordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengamanan," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved