DPC HIPPI Sleman Diharapkan Bisa Gerakkan Ekonomi Kerakyatan
Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kabupaten Sleman menggelar pelantikan pengurus periode 2020-2025
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kabupaten Sleman menggelar pelantikan pengurus periode 2020-2025 di Hotel Cakra Kusuma, Jalan Kaliurang, Sleman, Rabu (28/10/2020).
Pelantikan ini mengambil tema 'Sinergi HIPPI Sleman Menuju Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan'.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa tantangan pengusaha dalam pandemi kali adalah turut meningkatkan pendapatan, meningkatkan ketahanan pangan, pendapatan masyarakat serta menurunkan kesenjangan pendapatan dan menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.
Ia menyatakan keberadaan HIPPI di daerah mengemban amanat untuk ikut membangun perekonomian daerah.
Baca juga: Peringati Sumpah Pemuda, 1.000 Bendera Merah-Putih Dikibarkan di Watu Gendong Ngawen
Baca juga: Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Pastikan Kesiapan ASITA dan PHRI Jelang Libur Panjang
"Oleh karena itu sebagai stabilisasi pengusaha pribumi yang menaungi semua sektor usaha, saya berharap HIPPI Sleman mampu membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain, agar semua peluang dan potensi yang dimiliki Sleman dapat dioptimalkan," ujarnya.
Maka agar tetap eksis dan lebih berperan, HIPPI perlu meningkatkan kekompakan sehingga mampu jadi organisasi pengusaha pribumi yang sehat dan dinamis.
HIPPI Sleman diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan, agar dapat memantapkan perannya dalam pembangunan, terutama meningkatkan perekonomian pasca pandemi.
Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) HIPPI DIY Sarbini mengatakan Kabinet Dewan Pengurus Cabang (DPC) HIPPI Kabupaten Sleman dengan komposisi praktisi, akademisi serta profesi diharapkan bisa menggerakkan bisnis anggota yang merupakan ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Indonesia.
Menurut Mbah Ben panggilan akrab Sarbini, DPC HIPPI Kabupaten Sleman yang disebut juga sebagai HIPPI Merapi, menjadi basis pergerakan bisnis UMKM.
“Sumber daya alam Merapi menjadi nilai pendorong dan menginspirasi gerakan ekonomi HIPPI Merapi. Sehingga semangat Merapi menjadikan Sleman kaya," ujar Ketua predisidium ADF (Asosiasi Doktor Filsafat) UGM ini.
Lebih lanjut Mbah Ben yang juga dosen di STIPRAM ini mengatakan di era pandemi fenomena bisnis harus disikapi dengan nurani atau kecerdasan.
Meski menjadi tantangan, tetapi memiliki muatan peluang yang sangat strategis untuk pemberdayaan UMKM dan Kopindo Raya (Koperasi Pengusaha Pribumi Indonesia Raya).
Adapun dalam pelantikan hari itu, Atik Sri Purwantiningsih ditetapkan sebagai Ketua Umum DPC HIPPI Sleman Periode 2020-2025 dengan SK Keputusan DPD HIPPI DIY Nomor: 014/SK/DPD-HIPPI DIY/X/2020 tanggal 28 Oktober 2020.
Baca juga: Peringatan BMKG : Besok, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ini
Baca juga: BPPTKG : Perlu Perda Sebagai Landasan Hukum Pelaksanaan WLPB
Dalam kesempatan itu Atik mengatakan DPC HIPPI Sleman akan memberikan literasi keuangan terutama kepada UMKM karena ada standarisasi keuangan, sehingga UMKM bisa bertumbuh dari kecil menjadi menengah dan semoga besar.
Di samping itu, Atik yang juga konsultan akuntan ini berharap HIPPI Sleman bisa membantu UMKM dalam pemasaran produknya seluas-luasnya, baik di dalam negeri maupun ekspor serta memberikan penguatan kapasitas manajerial dan keuangan pada anggotanya.
Ia menjelaskan, program HIPPI Sleman jangka pendek adalah sosialisasi tentang program kerja HIPPI Sleman dengan komunitas yang lain, audiensi dengan dinas terkait di lingkup Pemkab Sleman untuk kemungkinan bisa kerjasama.
Selanjutnya untuk program jangka menengah adalah penguatan kapasitas anggota dan program jangka panjang mempunyai warung oleh-oleh offline untuk membantu pemasaran produk UMKM anggota .
Saat ini jumlah UMKM di Sleman ada sekitar 27 ribu. Sedangkan dampai saat ini jumlah anggota HIPPI Sleman yang tercatat baru sekitar 225 orang. Pimpinan Kantor Jasa Akuntan Atik dan Pemilik Usaha Salfin ini mentargetkan selama masa kepimpinannya sekitar 1000 UMKM bisa menjadi anggota HIPPI Sleman.
Pelantikan pengurus DPC HIPPI Sleman mengambil tema 'Sinergi DPC HIPPI Sleman Menuju Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan'.
“Kata sinergi menurut saya mempunyai arti luas yaitu bisa sinergi dengan sesama pengusaha, sinergi dengan pihak lain dalam menuju proses pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” jelas Atik.
Dengan terbentuknya kepengurusan DPC HIPPI Sleman yang disebut juga HIPPI Merapi, diharapkan dapat menjalankan program kerja yang mendukung kesuksesan anggota HIPPI dalam mengelola bisnisnya, kata Atik menambahkan.
“Karena menurut saya yang penting kualitas, bukan kuantitas,” ungkapnya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hippi-sleman-baru.jpg)