Yogyakarta

Bus Trans Jogja Rute Ngaglik-Ngemplak-Godean Siap Beroperasi November

Sebanyak 44 armada bus Trans Jogja akan dioperasikan mulai November. Armada ini akan melayani tiga jalur baru yakni arah Godean, Ngemplak, Ngaglik.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
DOKUMENTASI BPD DIY
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 44 armada bus Trans Jogja akan dioperasikan awal November nanti.

Sebanyak 44 bus tersebut merupakan armada tambahan yang diberikan melalui hibah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Plt Dishub DIY Ni Made Panti Indrayanti menyampaikan, nantinya bus tambahan tersebut akan dioperasionalkan pada tiga jalur baru yakni arah Godean, Ngemplak, dan Ngaglik.

"Total tambahan 44 armada. Itu untuk jalur Ngemplak, Ngaglik dan Godean. November nanti akan kami operasikan," katanya kepada Tribunjogja.com, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Gaji Kru Trans Jogja Tak Terpengaruh meski Penumpang Trans Jogja Turun 93 Persen

Made menambahkan, bus tambahan tersebut merupakan bantuan hibah dari Kemenhub untuk menunjang transportasi di DIY.

Dengan perluasan akses tersebut, dirinya berharap minat masyarakat akan transportasi umum bur trans semakin tinggi.

"Ini bantuan hibah dari kemenhub. Harapannya bisa menarik minat masyarakat untuk beralih ke transportasi umum ini," ujarnya.

Sebagai uji coba, hingga Desember nanti Dishub DIY masih menggratiskan bagi semua penumpang yang mengakses bus Trans Jogja yang melewati tiga jalur baru tersebut.

"Sampai Desember ini masih digratiskan untuk yang menggunakan bus trans ke tiga jalur itu," imbuh made.

Baca juga: Penumpang Trans Jogja Menurun 93 Persen Lebih, Mulai 1 Mei 2020 Jumlah Armada Dikurangi 30 Persen

Saat disinggung mengenai evaluasi jalur bus trans yang kurang produktif, dirinya mengaku sampai saat ini masih terus melakukan evaluasi.

Sejauh ini rute yang sudah aktif sebanyak 17 rute yang kini dilewati oleh 128 armada.

Dengan jumlah penumpang perharinya sebelum pandemi rata-rata sebanyak 300 hingga 500 penumpang.

"Untuk trayek yang kurang profuktif tetap kami lakukan evaluasi. Kami sudah konsultasi dengan beberapa pihak," urainya.

Dengan adanya rute baru tersebut, Made berharap mampu mempermudah mobilitas ekonomi warga masyarakat.(TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved