Wali Kota Yogya Pastikan Segera Perbaiki QR Code yang Rusak di Kawasan Malioboro

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti memastikan bakal segera memperbaiki sejumlah QR Code untuk pendataan wisatawan

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Azka Ramadhan
Wali Kota Haryadi Suyuti (dua dari kanan) memberikan arahan pada jajarannya seusai gelar pasukan persiapan libur panjang di Halaman Balaikota Yogyakarta, Selasa (27/10/2020) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti memastikan bakal segera memperbaiki sejumlah QR Code untuk pendataan wisatawan di kawasan Malioboro yang mengalami kerusakan cukup berat, setelah insiden demonstrasi berujung anarkis tempo hari.

"Langsung kita perbaiki (QR Code yang rusak) saya juga belum mendapat laporan pasti, berapa yang rusak dan sebagainya," terangnya, Selasa (27/10/2020).

Haryadi pun mengaku belum mengetahui apakah QR Code tersebut merupakan kewenangan Pemkot Yogyakarta, atau Pemda DIY.

Namun, ia berharap, dalam situasi menjelang libur panjang dan cuti bersama seperti ini, sinergi antara provinsi dan kota harus lebih ditingkatkan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Merapi Alami Gempa Guguran Malam Ini

Baca juga: Dua Hari Operasi Zebra 2020 di Bantul, Polisi Tilang dan Tegur Puluhan Pengendara

Baca juga: Tim Hukum Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi Layangkan Laporan Ke Polda DIY

"Ya, dalam konteks liburan ini, teman-teman dari provinsi tidak usah melihat lagi itu kewenangan kota, atau provinsi. Kita harus bersinergi, urusan administrasi kan bisa nanti dibahas belakangan," tandasnya.

"Jadi, iki tanggungjawabe sopo-sopo tadi itu kita urusnya setelah masa libur panjang. Sekarang kita fokus kepada hal-hal yang ada di wilayah kota, supaya masyarakat, maupun wisatawan terlindungi," tambah Haryadi.

Orang nomor satu di kota pelajar tersebut menegaskan, keamanan dan kenyamanan warga masyarakat sepanjang libur panjang dan cuti bersama ini tetap menjadi prioritas.

Sehingga, pihaknya bakal melaksanakan berbagai upaya, untuk mencegah potensi sebaran Covid-19.

"Termasuk semua yang berkunjung ke Yogyakarta bisa merasa aman dan nyaman. Saya tidak ingin ada klaster penularan baru dari liburan ini. Jadi, langkah yang kita lakukan sifatnya antisipatif," ujarnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved