Doa Sebelum Memulai Aktivitas Hari Ini

Setelah melaksanakan salat subuh, baiknya umat muslim tidak kembali ke tempat tidur dan terlelap.

Editor: Kurniatul Hidayah
wallpaperdp / ISLAMPOS tribunmanado.co.id
Ilustrasi perempuan berdoa 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah melaksanakan salat subuh, baiknya umat muslim tidak kembali ke tempat tidur dan terlelap.

Selain tidak baik untuk kesehatan, ada beberapa aktivitas harian yang bisa dilakukan.

Mulai dari membaca Al-Quran, membersihkan rumah, berbenah, atau olahraga sembari menghirup udara pagi yang sejuk.

Baca juga: Peringatan Cuaca BMKG : Daftar Wilayah yang Berpotensi Dilanda Cuaca Ektsrem pada Kamis Hari Ini

Mengutip dari nu.or.id, Nabi Muhammad SAW membaca doa untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Abu Hurairah RA meriwayatkan beberapa doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa tersebut dibaca di pagi hari sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 63.

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.
Artinya : “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Baca juga: Ini Syarat Bagi Wisatawan Luar Daerah yang Ingin Berlibur ke Yogyakarta di Masa Liburan Panjang

Selain doa singkat itu, Imam An-Nawawi mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim berikut ini:

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya: “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 64).

Baca juga: Prakiraan Cuaca 22 Oktober 2020: Beberapa Wilayah DI Yogyakarta Hujan Ringan Hingga Sedang

Nabi Muhammad SAW, setiap pagi memanjatkan doa pendek yaitu dikutip dari Hidayatullah.com :

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Artinya : “Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Tirmidzi).

Pagi hari setelah Salat subuh, merupakan awal untuk memulai aktivitas. Jika pagi hari dilakukan dengan tidur dan rasa malas maka rugi untukmu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved