Bupati Badingah: Baca Buku Hilangkan Rasa Bosan Saat Pandemi
Badingah mengatakan buku berbentuk fisik masih dibutuhkan keberadaannya. Apalagi saat pandemi COVID-19 seperti ini
Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Badingah (kanan) bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Gunungkidul Ari Ridlo (kiri)
Sebab hibah buku yang tersedia tak sebanding dengan permohonan buku yang semakin meningkat.
"Itu sebabnya kami gerakkan kembali donasi buku lewat program Sajisaka ini," kata Ali.
Lewat Sajisaka, Dispussip Gunungkidul menargetkan minimal 500 eksemplar buku didonasikan dari masyarakat dan berbagai lembaga.
Donasi dilakukan melalui kotak khusus yang ditempatkan di 5 lokasi strategis.
Bagi mereka yang ingin mendonasikan buku namun jauh dari 5 lokasi tersebut, Ali mengatakan pihaknya siap jemput bola.
Nantinya akan ada tim yang mengambil buku-buku hasil donasi dan mendistribusikannya ke lokasi yang membutuhkan.
"Ada 10 perpustakaan komunitas binaan yang menjadi sasaran penerima dari program Sajisaka ini," ujarnya. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bup-gk-badingah.jpg)