Stok Kantong Darah Menurun selama Pandemi, SCH dan PDS Patklin Gelar Donasi Darah
Sleman City Hall bersama PDS Patklin Jogja mengadakan donasi darah dengan protokol kesehatan.
Penulis: IJS | Editor: MGWR
TRIBUN-JOGJA.com – Sleman City Hall (SCH) bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik Indonesia (PDS Patklin) Yogyakarata mengadakan donasi darah di Atrium Rama lantai Ground Floor, Rabu (21/10/2020) 10.00-14.00 WIB.
Bertepatan dengan Dirgahayu PDS Patklin ke-30, perhimpunan ini bersama SCH menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman untuk menggelar kegiatan ini.
Dari keterangan tertulisnya dijelaskan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud bakti Patklin untuk negeri dan kepedulian SCH terhadap stok kantong darah di PMI Sleman yang menurun selama pandemi Covid-19, terhitung dari bulan Juni kemarin.
Selain itu, kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat difasilitasi SCH.
Sebab, kegiatan seperti ini dapat memberikan sarana bagi para pengunjung setianya yang ingin mendonasikan darahnya dan membantu sesama manusia.
Selama ini, PMI Sleman diketahui kekurangan sekitar 25 kantong darah per harinya. Kondisi pandemi seperti ini membuat para donor enggan untuk melakukan donasi darah.
Selain itu, kegiatan ini juga hendak menjawab keraguan para donor karena diberlakukannya sistem donasi darah sesuai protokol kesehatan juga physical distancing.
Sebelum memasuki area mal para pendonor melakukan pengecekan suhu tubuh, penggunaan wajib masker dan hand sanitizer.
Tak hanya itu, para donor yang akan melakukan donasi darah diarahkan petugas yang berjaga di area untuk mengisi formulir terlebih dulu, lalu melakukan cek tensi, serta HB pada darah.
Tempat berlangsungnya kegiatan donasi darah ini juga sudah menerapkan jarak aman untuk para pendonor dengan sedemikian rupa untuk mengurangi kerumunan.
Adapun, aturan yang menyatakan calon pendonor dapat mendonasikan darahnya seperti tensi dengan batas minimum 100 hingga batas maksimum 170, berat badan diwajibkan di atas 50 kilogram, umur di atas 18 tahun, serta tidak sedang hamil atau menstruasi bagi perempuan.
Peraturan ini dibuat untuk memastikan kelayakan darah yang dibutuhkan dan juga tetap menjaga kesehatan para donor tentunya.
Nantinya, hasil donasi darah ditujukan untuk RS. Sardjito serta PMI Sleman sebagai pusat patologi.
Kegiatan ini pun diharapkan menjadi kegiatan dalam rangka kemanusiaan yang dapat membantu memenuhi stok darah yang tersedia di PMI Sleman maupun RS.Sardjito.
Lalu, diharapkan pula dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk melakukan aksi donasi darah yang menurun akibat pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/aksi-donasi-darah-sch-dan-pds-patklin.jpg)