Bahayakah Jika Sperma Encer? Begini Penjelasan dr Boyke

Namun, dalam kondisi tertentu sperma ternyata juga bisa berubah menjadi encer ketika ejakulasi.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi Sperma 

Tribunjogja.com - Sperma pria umumnya berwarna putih dan kental. Namun, dalam kondisi tertentu sperma ternyata juga bisa berubah menjadi encer ketika ejakulasi.

Jika kondisi sperma encer terjadi sesekali saja, maka hal tersebut tak perlu dikhawatirkan.

Hanya saja, orang-orang bisa termakan anggapan yang menyebutkan sperma encer dapat menyebabkan permasalahan serius, salah satunya tak dapat membuahi sel telur.

Ilustrasi sperma
Ilustrasi sperma (IST)

Nyatanya kekentalan sperma tidak mempengaruhi untuk terjadinya kehamilan atau tidak. Seperti yang dikatakan oleh dr Boyke dalam program Sex In The City Sonora FM Jakarta.

“Karena encer atau tidaknya sperma tidak mempengaruhi daripada jumlah sperma, konsentrasi sperma per mililiter, gerakan sperma, maupun bentuk spermanya,” ucapnya.

Ia menganjurkan untuk mengetahui kondisi sperma secara pasti adalah dengan mengeceknya ke laboratorium.

“Sperma tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, harus dilihat dengan microscope,” kata dia.

Apabila sperma encer terjadi berulang kali dalam waktu yang lama, lebih baik Anda periksakan diri secepatnya ke dokter.

Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk langkah selanjutnya.

Jika memang diharuskan untuk mengonsumsi makanan seperti makanan yang mengandung zink dan vitamin E maka segeralah lakukan untuk meningkatkan kadar sperma Anda dalam tubuh.

Tips memperkuat kualitas sperma

Ilustrasi Sperma
Ilustrasi Sperma (www.menshealth.com)

National Institutes of Health mengungkap bahwa sekitar 15 persen pasangan mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan, dan setidaknya sepertiganya disebabkan oleh masalah sperma.

Oleh karena itu, sangat penting artinya untuk menjaga kesehatan sperma supaya lebih kuat untuk mencapai sel telur.

Ashok Agarwal, Ph.D., kepala pengobatan reproduksi di Cleveland Clinic, menjelaskan bagaimana empat perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kekuatan, kesehatan dan menambah subur sperma Anda.

Hindari Kecacatan

Sekitar 90 persen lebih sperma yang dikeluarkan rata-rata pria, mungkin terlalu cacat untuk menembus sel telur. Kelebihan radikal bebas mungkin menjadi penyebabnya, kata Agarwal.

Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan likopen merupakan salah satu solusi, demikian kesimpulan dari ilmuwan Harvard.

Seperempat cangkir saus tomat mengandung 8.500 mikrogram likopen.

Baca juga: 10 Jenis Asupan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma Pria

Tingkatkan Jumlahnya

Dalam satu kali ejakulasi, pria mengeluarkan sekitar 15-150 jutasperma. Untuk memaksimalkan jumlah sperma, Anda perlu berolahraga secara rutin, kata Agarwal.

Penelitian Harvard menemukan, bahwa pria yang rutin berolahraga memiliki jumlah sperma 33 persen lebih tinggi daripada yang sedikit berolahraga.

Olahraga dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan kadar hormon testosteron yang dibutuhkan untuk produksi sperma.

Percepat Gerak Sperma

Sperma Anda harus melaksanakan misi membuahi sel telur dalam waktu 12 sampai 14 jam setelah dikeluarkan. Kesuksesan misi sangat bergantung pada kecepatan berenang.

Jadi, supaya sperma jadi perenang ulung, jauhi ponsel, laptop dan gadget elektronik dari area genital dan sekitarnya.

Sebuah penelitian oleh Cleveland Clinic menemukan, pria pengguna ponsel lebih mengalami penurunan mobilitas sperma.

Gelombang elektromagnetik ponsel dan gadget yang jadi pemicu penurunan tersebut

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Sperma Encer

Bantu Sperma Tetap Hidup

Selain harus berenang cepat, sperma juga harus tetap hidup supaya bisa mencapai sel telur. Kalau mereka mati di tengah jalan, sia-sialah perjuangan.

Sperma bisa mati karena pelumas vagina (biasa dipakai untuk kasus vagina kering). Pelumas mengandung bahan kimia yang bersifat cukup asam atau cukup basa untuk meracuni prajurit mini Anda.

Bahkan, beberapa merek pelumas dapat menewaskan 72 persen sperma dalam 30 menit, kata penelitian di Australia. (Sonora.id/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved