Membangun Optimisme di Tengah Pandemi

Artikel ini memberikan gambaran tentang pengelolaan penanggulangan risiko bencana di SLB Mardi Mulyo.

Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Umi Komzanah 

Menurut UU Nomor 4 tahu 2007 tentang Penanggulangan Bencana Bab I Pasal 1 Ayat 1, bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan non alam maupun manusia sehingga mangakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Pada pasal 2, 3, 4 bencana dibedakan menjadi 3 yaitu bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial.

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa alam, bencana non alam adalah berupa gagal teknologi, epidemi, dan wabah penyakit.

Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh manusia berupa konflik sosial.

Pengelolaan atau manajemen adalah istilah yang berkaitan dengan individu atau suatu organisasi dalam melakukan kegiatan.

Manajemen berasal dari bahasa Inggris “management” yang berarti pengelolaan.

Husaini Usman (2006:3) menyatakan bahwa manajemen berasal dari management, yaitu dari kata to manage yang secara umum berarti manajemen atau pengelolaan. 

Menurut Rue & Byars (2000:4) manajemen didefinisikan “management is a form of word that involves coordinating an organizations resources land, labour, and capital toward accomplish organisational objectives”.

Pendapat tersebut dapat diartikan bahwa manajemen merupakan proses yang khas yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan yang dilakukan oleh sumber daya manusia dan sumber daya lainnya dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.

Pengelolaan risiko bencana didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan terapan (aplikatif) yang mencari, dengan observasi dan analisis bencana untuk meningkatkan tindakan tindakan (measures), terkait dengan pencegahan (preventif), pengurangan (mitigasi), persiapan, respon darurat dan pemulihan.

Manajemen dalam pengurangan resiko bencana meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (directing), koordinasi (coordinating), dan pengendalian (controlling) (Carter W. Nick: 2008).

Pengelolaan risiko bencana dalam masa Pandemi Covid 19 yang dilakukan SLB Mardi Mulyo sesuai dengan kajian literatur tersebut meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan tindak lanjut pengawasan.

Pada tahap perencanaan, kegiatan yang dilakukan Kepala Sekolah adalah

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved