Diskominfo DI Yogyakarta Sedang Upayakan Penanganan Blank Spot di Kawasan Pegunungan

Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menindaklanjuti rencana pemerataan layanan internet

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Roni Primantohari 

Di tengah pembangunan infrastruktur yang digencarkan di mana-mana, Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten tertinggal dan tidak merasakan akses internet yang memadai disebagian desa sejak kabupaten tersebut berdiri.

Rony pun menyadari hal itu. Ia mentargetkan 2021 mendatang, 41 area blank spot tersebut dapat diselesaikan.

Salah satu contoh di Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul. Rony menilai sulitnya akses internet di kawasan tersebut lantaran tidak adanya perusahaan provider yang ingin membangun jaringan di kawasan tersebut.

"Pertimbangan perusahaan telekomunikasi itu karena warga yang mengakses sedikit. Padahal secara teritorial itu tidak begitu terpencil, namun secara komersial dianggap tidak layak oleh penyedia internet provider," sambung Rony.

Meurut Rony, jumlah desa yang belum teraliri internet bisa lebih dari 50. Karena menurut dia untuk satu titik atau area blankspot bisa terdapat dua hingga tiga desa.

"Desanya sebetulnya banyak. Karena untuk satu area bisa lebih dari dua desa. Terutama di wilayah perbatasan terluar yang jauh dari pusat pemerintahan," ujarnya.

Setelah dikunjungi Menteri Komunikasi dan Informatika ke DIY, Jumat (16/10/2020) pagi ini, harapannya kesulitan internet di kawasan Gunungkidul segera tertangani. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved