Inilah Diet Okinawa yang Dipercaya Bikin Hidup Lebih Sehat dan Panjang Umur

Hal itu pula yang menyebabkan Okinawa memiliki konsentrasi penduduk centenarian (berusia lebih dari 100 tahun) tertinggi di dunia.

Editor: Rina Eviana
SHUTTERSTOCK/beeboys
Penduduk Okinawa, Jepang, terkenal panjang umur dan terhindar dari penyakit. Banyak di antara mereka yang hidup sampai usia di atas 90 tahun. 

Tribunjogja.com -Diet, umumnya dilakukan perempuan untuk menjaga berat badan ideal. Namun jangan salah, ternyata diet tak sekedar soal untuk menurunkan berat badan.

Pernah mendengar diet untuk hidup sehat dan panjang umur?

Ya, penduduk Kepulauan Okinawa, Jepang terkenal dengan pola hidup sehat dan umur panjang. Bahkan wilayah tersebut mendapat predikat zona biru lantaran rata-rata masa hidup penduduknya lebih lama jika dibanding angka harapan hidup.

Penduduk Okinawa yang rata-rata mencapai usia 100 tahun. Okinawa termasuk Blue Zones yang menyimpan banyak centenarian atau penduduk yang berusia di atas satu abad.
Penduduk Okinawa yang rata-rata mencapai usia 100 tahun. Okinawa termasuk Blue Zones yang menyimpan banyak centenarian atau penduduk yang berusia di atas satu abad. (IST)

Hal itu pula yang menyebabkan Okinawa memiliki konsentrasi penduduk centenarian (berusia lebih dari 100 tahun) tertinggi di dunia.

Konon, kunci umur panjang penduduk di sana adalah diet tradisional yang tinggi karbohidrat, rendah kalori, serta fokus pada tanaman dan sayuran yang ditanam sendiri.

Diet Okinawa berisi makanan padat nutrisi tetapi rendah kalori, sehingga membuat penduduknya mengonsumsi kalori lebih sedikit.

Dari data diketahui, penduduk di sana hanya mengonsumsi 11 persen dari jumlah kalori harian yang disarankan yaitu 2000 dan 2500 kalori per hari.

Diet Okinawa

Sejak pertengahan abad ke-20, Diet Okinawa menjadi pola makan para penduduk. Bila dibuat perbandingan, pola makan memiliki rasio 10 : 1 antara karbohidrat dan protein.

Penduduk lebih banyak mengonsumsi sayuran yang ditanam di rumah, tahu, dan beberapa makanan laut.

Selain itu, untuk makanan pokok, penduduk mengonsumsi beni imo dan talas putih. Beni imo adalah ubi jalar khas Okinawa yang memiliki daging berwarna ungu.

Makanan ini tinggi vitamin B dan kalium. Selain itu, konsentrasi antosianin antioksidan beni imo lebih tinggi daripada blueberry. Beni imo juga tinggi vitamin C, vitamin A, dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Dari bahan makanan tersebut, tidak mengherankan masakan Okinawa dibilang unik.

Banyak hidangan di wilayah tersebut yang tak ditemui di tempat lain. Salah satunya adalah Chanpur. Masakan tumisan yang populer ini menggabungkan tahu dengan sayuran, daging, atau ikan.

Baca juga: Lima Jenis Diet yang Aman Bagi Kesehatan Tubuh

Kubis, okra, labu, dan lobak. Chanpur adalah salah satu jenis makanan khas yang sering dimasak di sana.  Biji-bijian seperti gandum, millet, dan beras juga terkadang dijadikan bahan makanan. Begitu juga dengan makanan dari kedelai seperti tahu, miso, dan edamame.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved