Breaking News:

Kolom KPU DIY

Kampanye Tanpa Kerumunan

Mulai 26 September 2020, pemilihan serentak kepala daerah 2020 sudah memasuki tahapan masa kampanye.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Komisioner KPU DIY, Ahmad Shidqi 

Oleh: Komisioner KPU DIY, Ahmad Shidqi

TRIBUNJOGJA.COM - Mulai 26 September 2020, pemilihan serentak kepala daerah 2020 sudah memasuki tahapan masa kampanye.

Tahapan ini merupakan salah satu tahapan yang dinanti-nantikan oleh pasangan calon karena menjadi momentum strategis untuk mengenalkan profil, visi, misi dan program mereka kepada publik.

Masa kampanye tersebut akan berlangsung selama 71 hari dimulai pada tanggal 26 September dan berakhir pada 5 Desember 2020.

Selama masa itulah semua pasangan calon akan berusaha sekuat tenaga meyakinkan publik untuk memilihnya pada saat hari pemungutan suara 9 Desember 2020 nanti.

Agar pelaksanaan kampanye berjalan dengan tertib dan berintegritas, maka KPU selaku penyelenggara pilkada perlu menyusun sebuah regulasi yang menjadi pedoman semua pihak yang terlibat dalam gelaran kampanye tersebut.

Terlebih saat ini kita tengah melaksanakan pilkada di tengah grafik pandemic covid 19 yang tak kunjung menurun, maka regulasi semua tahapan pilkada, termasuk kampanye perlu menyesuaikan dengan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Melarang Kerumunan

Sebagai bentuk komitmen KPU dalam menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 dalam pilkada serentak 2020 ini, maka KPU mengeluarkan aturan main tentang pelaksanaan tahapan pilkada di tengah pandemi.

Aturan main tersebut termaktub secara detail dalam PKPU 6 Tahun 2020, PKPU 10 Tahun 2020 dan PKPU 13 Tahun 2020 (selanjutnya disebut PKPU Covid). Ketiga PKPU Covid ini dibuat oleh KPU dengan tujuan utama untuk melindungi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkada dari ancaman virus ganas Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved