Kulon Progo

Sebanyak 24 Orang Dilantik pada Forum Genre Kabupaten Kulon Progo

Forum genre merupakan wadah bagi anak-anak remaja untuk kegiatan program bangga kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana).

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Pelantikan Forum Genre Kabupaten Kulon Progo di Balai Kalurahan Bugel, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak 24 orang dilantik pada forum genre Kabupaten Kulon Progo di Balai Kalurahan Bugel.

Forum genre merupakan wadah bagi anak-anak remaja untuk kegiatan program bangga kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana).

Koordinator Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN DIY, Rohdhiana Sumariati mengatakan, pelantikan forum genre diharapkan bisa membantu kelompok pusat informasi konseling remaja yang terdapat di kabupaten Kulon Progo.

Menurutnya, dipilihnya Desa Bugel karena desa tersebut yang ditunjuk oleh BKKBN Pusat untuk menjadi center of excellence kampung keluarga berencana (KB) secara internasional.

Hari Tani Nasional, Momentum untuk Gugah Kesadaran Masyarakat Soal Pentingnya Menanam

"Nantinya kampung KB di Desa Bugel akan dipromosikan ke negara-negara asing yang sudah bermitra dengan Indonesia," ucapnya Kamis (24/9/2020).

Ia berharap dengan terbentuknya forum genre Kabupaten Kulon Progo bisa bekerjasama dengan pengurus kelompok kerja kampung KB di Desa Bugel untuk mengisi kegiatan-kegiatan produktif khususnya anak-anak remaja yang peduli lingkungan sehingga tercipta Desa Bugel yang bersih, sehat, sejahtera dan peduli terhadap lingkungan.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Kabupaten Kulon Progo Mardiya mengatakan Kalurahan Bugel ditunjuk sebagai center of excellence kampung KB internasional sehingga remaja dapat menjadi bagian dari lingkungan sehat keluarga sejahtera (LSKS).

"Ini menjadi bagian dari upaya kita agar remaja di Kulon Progo berkualitas secara kemampuan dalam rangka kesehatan reproduksi remaja termasuk dari ancaman freesex pra nikah maupun ancaman terhadap permasalahan narkoba dan kenakalan remaja," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved