Breaking News:

Lebih Aman dari Penularan Covid-19, KPU Gunungkidul Imbau Paslon Maksimalkan Kampanye Daring

Lebih Aman dari Penularan Covid-19, KPU Gunungkidul Imbau Paslon Maksimalkan Kampanye Daring

Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penetapan peserta Pilkada Gunungkidul 2020 tinggal menghitung hari.

Pascapenetapan, tahapan diikuti dengan pengambilan nomor urut dan selanjutnya masa kampanye bagi para peserta.

Terkait kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap mengijinkan kampanye dilakukan secara terbuka.

Namun pembatasan massa tetap dilakukan dengan pertimbangan protokol kesehatan COVID-19.

"Lewat Peraturan KPU Nomor 10/2020, secara spesifik dibatasi maksimal 100 peserta kampanye," kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, Minggu (20/09/2020).

Menurut Hani, pembatasan ini berlaku untuk kampanye di dalam atau pun luar ruangan.

Lokasi dan zona kampanye pun akan diatur lewat Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

Kendati demikian, Hani mengharapkan para peserta melakukan kampanye secara dalam jaringan (daring) atau online.

Pemkab Sleman Maksimalkan Asrama Haji untuk Isolasi Orang Tanpa Gejala, Sudah Rawat 92 Orang

Kronologi Geng Motor Moonraker Ngamuk di Bintaro, Teriak Wanien Lalu Serang Warga Hingga Tewas

Sebab model ini dianggap lebih aman dari penularan COVID-19, lantaran tidak mengumpulkan massa.

"Justru kampanye secara daring ini yang kami harap lebih dimanfaatkan," ujar Hani.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved