Breaking News:

Bisnis

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemda DIY Lakukan Diklat

Kepala Bidang Layanan Kewirausahaan, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan mengatakan, diklat dilakukan untuk mendorong pelaku UMKM agar peduli t

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah daerah (Pemda) Daerah IstimewaYogyakarta (DIY) melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) DIY mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada usaha mikro, kecil,dan menengah (UMKM) untuk mendukung naik kelas.

Kepala Bidang Layanan Kewirausahaan, Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan mengatakan, diklat dilakukan untuk mendorong pelaku UMKM agar peduli terhadap produk yang dibuat.

"Pelaku UMKM juga harus paham dengan branding. Jadi, produk yang dihasilkan harus berkualitas. Melalui diklat inilah kami lakukan sosialisasi agar mereka (UMKM) perlahan bisa naik kelas," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Rabu (16/09/2020).

Selama UMKM, lanjut Wisnu, tidak begitu mempedulikan branding padahal minat pasar terhadap produk yang dihasilkan cukup tinggi.

Syarat dan Data yang Diperlukan UMKM untuk Dapat BLT Rp2,4 Juta

Untuk pengembangan, diklat dilakukan dengan pendampingan kepada UMKM secara terpadu.

"UMKM akan diajarkan mulai dari aspek produksi, sumber daya manusia (SDM), kelembagaan, pemasaran, cara transaksi, rantai suplai hingga permodalan,"ujarnya.

Diklat dilakukan secara virtual dengan mengklasifikasi UMKM sesuai dengan kompetensinya.

UMKM yang produknya laku di pasaran kelasnya akan berbeda dengan yang penjualannya masih biasa.

Kementerian Koperasi dan UKM Dukung Pelaku UMKM DIY melalui Pameran Jogja Gumregah

"Untuk memudahkan pendampingan UMKM kami petakan sesuai kemampuan yang dimiliki. Lalu, dibuatlah semacam kelas pada diklat tersebut," ujarnya.

Dengan adanya proses pemetaaan UMKM, lanjut Wisnu, akan mudah mengindikasi apa yang dibutuhkan UMKM untuk tumbuh hingga naik kelas.

"Ketika dikelompokan untuk mengetahui kesulitan dan kelemahan UMKM akan lebih mudah. Sehingga, solusinya pun akan tepat sesuai kebutuhan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved