Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

RSUP Dr Sardjito Rutin Lakukan Rotasi Tenaga Medis di Ruang Isolasi Covid-19

RSUP Dr Sardjito merotasi pegawai dan melakukan sharing untuk internal dan eksternal untuk mengurangi kejenuhan dan beban tenaga medis.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswishanto SpOG(K) MKes 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - RSUP Dr Sardjito sebagai satu dari beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY memiliki beberapa kebijakan untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 serta menjaga stamina tenaga medis, terutama yang berada di ruang isolasi dan merawat pasien Covid-19.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswishanto SpOG(K) MKes mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 22 orang, namun hanya segelintir dari mereka yang menangani langsung pasien Covid-19.

"Hanya 5 atau 6 orang, artinya risiko tidak semata-mata zonanya. Kalau di zonanya malah ekstra hati-hati, perlindungan full. Tapi justru yang dari zona-zona hijau yang berbahaya karena merasa tidak apa-apa," jelasnya, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Rabu (16/9/2020).

BREAKING NEWS : Empat Anggota DPRD DIY Terpapar Virus Corona

Untuk menjaga stamina tenaga kesehatan, khususnya yang bersinggungan langsung dengan pasien Covid-19, Rukmono mengatakan bahwa pihaknya banyak melakukan program, di antaranya program merotasi pegawai dan melakukan sharing untuk internal dan eksternal untuk mengurangi kejenuhan dan beban tenaga medis.

"Petugas di ruang isolasi mengurangi paparan. Biasanya kalau di bangsal biasa (jam kerja petugas) 3 shift per 8 jam, (ruang isolasi) Covid-19 per 6 jam ada 4 shift. Kemudian tiap bulan kita rotasi dari yang zona merah dirotasi ke zona hijau setiap bulan sehingga tidak terus menerus seperti itu," urainya.

Ia menambahkan waktu paparan dalam ruangan dibatasi sehingga petugas medis tidak mudah tertular dan mencegah kejenuhan. 

"Itu Alhamdulillah selama ini ketika sudah selesai (bertugas) di zona merah ke zona lebih rendah, harus diswab hasilnya bagus. Swab tidak dilakukan rutin melainkan kalau ada indikasi. Misal rotasi tadi atau tracing kontak," ucapnya.

Tenaga Medis RS Sardjito Lakukan Upacara Bendera Sederhana di Ruang Isolasi Covid-19

Disinggung mengenai keterisian tempat tidur di RSUP Dr Sardjito, Rukmono menjelaskan bahwa data per 15 September rata-rata pemakaian tempat tidur sebesar 40-50 persen dari total 66 tempat tidur yang ada.

Adapun pada 16 September 2020, total pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUP Dr Sardjito sebanyak 28 pasien.

"Kalau untuk angka kesembuhan 84 persen. Lama yang dirawat bervariasi. Sekarang ketentuannya sudah 10 hari sejak didiagnosis dan dia tidak ada gejala, dia bisa dipulangkan menurut protokol," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved