Honda Astrea Prima, Motor Klangenan Keluarga di Era 80-an

Honda Astrea Prima, Motor Klangenan Keluarga di Era sekitar tahun 80-an

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Dok pribadi
Penampakan motor Honda Astrea Prima tahun 1991 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Motor bebek yang satu ini pernah mencapai ketenaran di era tahun 1980 an akhir dan di awal tahun 1990 an.

Honda Astrea Prima, motor bebek empat tak besutan Honda yang kini keberadaannya menjadi incaran para pecinta motor bebek lawas dan kolektor.

Bahkan untuk warna tertentu, motor ini bisa dibanderol seharga motor matic terbaru.

Muhammad Agung Rifai atau akrab disapa Agung masih memiliki motor Honda Astrea Prima pabrikan tahun 1991 berwarna merah. Motor ini menjadi salah satu motor klangenan Agung.

Bagaimana tidak, motor jenis ini dulu juga menjadi bagian dari kehidupan sehari hari di keluarga besar Agung.

Pemuda yang gemar bermain sepakbola ini masih teringat betul semasa kecilnya sering diajak ayahnya keliling kota dengan motor seri ini.

Hanya saja, kala itu motor Honda Astrea Prima yang dimiliki warna hitam.

"Sesuai moto iklan motor ini, untuk anda sekeluarga. Memang motor ini jadi andalan keluarga saya saat itu. Jadi buat ayah kerja, ibu ke pasar antar sekolah dan lainnya. Kini pas dapat motor serupa apalagi warna merah rasanya kembali teringat saat saat manis kala itu. Sudah jadi klangenan motor ini," ungkap Agung.

Agung menuturkan, kalau melihat sejarahnya, motor ini masuk ke pasar tanah air sejak tahun 1988 sebagai generasi penerus dari Honda Astrea Star.

Scrambler Gahar Bermesin Suzuki Bandit

Generasi pertama motor ini masih didatangkan langsung dari negeri Sakura, Jepang. Selain di Indonesia motor ini juga dirilis di Malaysia dengan nama Dream EX 5 dan Cub 100 EX di Thailand.

Bagi Agung motor ini memang memiliki mesin yang tangguh dan memberi dampak ekonomi yang baik saat itu karena sangat irit konsumsi bahan bakar.

Dibekali mesin dengan kapasitas 100 CC dengan empat percepatan, motor ini menjadi primadona kala itu.

Selain itu, desain yang stylish dengan beberapa pilihan warna membuat motor ini semakin diminati.

Saat ini motor Honda Astrea Prima dengan warna asli merah seperti milik Agung bisa dibanderol di atas Rp 10 juta, tergantung kondisi motor.

"Semakin kondisi bagus dan orisinil harganya bisa sangat mahal. Apalagi menemukan yang kilometer nya masih sedikit dan semua part masih bawaan pabrik dan masih bagus, bisa ngalahin harga motor matic baru," ungkap Agung.

Soal performa motor ini, Agung sudah membuktikan sendiri. Motor ini bisa melaju dengan kecepatan lebih dari 110 kilometer per jam di jalur lurus.

Selain itu, mesinnya juga dikenal dengan suara nir bising yang hemat konsumsi bahan bakar.

"Untuk bagian lain memang bila dibandingkan dengan fitur motor saat ini jauh dari modern. Misalnya headlamp masih menggunakan lampu berdaya 35 watt, sektor suspensi menggunakan teleskopik di bagian depan adjustable di bagian belakang," terang Agung.

Motor Pertama Menggunakan Suspensi Teleskopik

Astrea Prima ini merupakan motor pertama yang menggunakan fitur baru suspensi teleskopik di bagian roda depannya.

Generasi motor sebelumnya, seperti Astrea Star masih menggunakan suspensi ayun. Perbedaan teknologi suspsensi ini bisa dirasakan ketika dikendarai dan pada saat melakukan pengereman.

Suspensi teleskopik ini pada masa itu menjadi salah satu kelebihan motor seri Honda Astrea Prima ini. Pengendara bisa mengatur tingkat pegas suspensi dengan mengatur panjang dan pendeknya.

Sementara itu, salah satu kekurangan desain motor bebek kala itu, tak dibekali dengan bagasi di bawah jok seperti motor bebek pada saat ini.

Namun, produsen motor kala itu sudah memikirkan aksesori yang difungsikan sebagai tempat menaruh barang bawaan dengan menyematkan rak dilengkapi penjepit di bagian atas selebor depan.

Rak ini bisa berfungsi menaruh jas hujan atau tas dan barang bawaan lainnya.

Honda Astrea Prima yang pertama kali dipasarkan di Indonesia pada tahun 1989 ini hadir dengan dua pilihan warna, yakni seluruhnya hitam dan kombinasi putih hitam.

Untuk warna putih hitam, yang berwarna hitam terdapat pada bagian bodi nya, sedangkan warna putih terletak di bagian sayap. Selain itu, pabrikan Honda juga merilis Astrea Prima seri terbatas yang dirilis pada tahun 1991, menawarkan warna semua hitam termasuk bagian sayap.

Saat ini hampir semua warna motor Honda Astrea Prima menjadi buruan para pecinta motor bebek klasik.

Selain tertarik dengan desain dan faktor kelangkaan, motor ini juga mudah dalam perawatan sehingga membuat para penggemarnya semakin banyak.(Tribunjogja/Yudha Kristiawan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved