Breaking News:

Sport

Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Presiden Bakal Digelar di SSA Bantul

Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 akan di lintasan pacuan kuda Komplek Stadion Sultan Agung Bantul (SSA), awal Oktober 2020 mendatang.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 akan di lintasan pacuan kuda Komplek Stadion Sultan Agung Bantul (SSA), awal Oktober 2020 mendatang. 

Ketua Pengurus Pusat (PP) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Triwatty Marciano, menjelaskan Kejurnas ini akan dimulai pada 5 Oktober untuk seri pertama. 

"DIY ini akan menjadi tuan rumah dua seri, seri pertama mulai 5 Oktober dan kemudian seri kedua awal November. Ada sekitar 119 peserta yang sudah mendaftar dan masih kami tunggu hingga 12 September," kata Triwatty Marciano, Jumat (11/9/2020).

Ia menegaskan, penyelenggaraan Kejurnas Pacuan Kuda ini tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Seri 1 dan 2 Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi Piala Presiden 2020 akan Digelar di Bantul

Pihak penyelenggara juga akan membatasi jumlah orang yang berada di area perlombaan.

Selain itu, agar tetap memfasilitasi pecinta olahraga pacuan kuda, penyelenggara akan menyiarkan secara langsung melalui layanan live streaming.

Lebih lanjut Triwatty mengatakan Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 barangkali bisa menjadi acuan cabor lain menggelar kejuaraan.

Apalagi Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 mendapatkan bantuan 500 fasilitas tes swab dari BNPB.

"Kami berharap bisa mendapatkan joki-joki dan kuda baru yang berprestasi dari kejuaraan ini. Selain itu, Piala Presiden ini perlu untuk tetap dilestarikan. Untuk tahun ini terhitung telat ya tapi di tahun depan akan kami perbaiki," harap Triwatty.

KPH Yudanegara Terpilih Aklamasi Pimpin Pordasi DIY

Sementara itu, Ketua Pengda Pordasi DIY, KPH Yudanegara mengatakan Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 menjadi kempatan bagus yang harus dimaksimalkan terutama bagi kontingen DIY sebelum ke PON 2021.

Adapun kontingen DIY akan menurunkan sebanyak 23 kuda yang tampil di 8 kelas yang dilombakan.

"Semua kelas kami ikuti, terutama untuk kelas derby karena memang kelas bergengsi," jelasnya.

Pada kejuaraan kali ini, untuk babak penyisihan akan dimulai pada 5 Oktober, kemudian untuk babak final digelar 19 Oktober. 

Perlombaan memang sengaja tidak digelar saat weekend untuk menghindari kehadiran banyak penonton. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved