Pengetatan PSBB Jakarta Akan Mempengaruhi Kinerja Industri Manufaktur

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta yang diperketat akan mempengaruhi kinerja industri di Indonesia.

Tayang:
Editor: Victor Mahrizal
Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita 

TRIBUNJOGJA.COM -- Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta yang diperketat akan mempengaruhi kinerja industri di Indonesia.

“Apalagi kalau nanti diikuti provinsi–provinsi lain di Indonesia yang kembali menerapkan PSBB yang ketat,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat Rakornas Kadin, seperti dilansir Kontan, Kamis (10/9/2020).

Agus khawatir industri yang menggeliat ini akan mendapat tekanan. Meski begitu, perlu disampaikan bahwa kesehatan masyarakat merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar.

Agus mengungkapkan, sektor industri manufaktur pada triwulan kedua 2020 mengalami kontraksi 5,74 persen. Kontraksi terjadi merata di seluruh subsektor manufaktur, kecuali 4 sektor.

Yaitu, sektor makanan dan minuman yang tumbuh 0,22%, sektor kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh 8,65 persen, sektor industri logam dasar yang tumbuh 2,76% dan industri kertas dan barang dari kertas yang tumbuh 1,1 persen.

Sementara, 5 sektor dengan tekanan terberat yaitu industri pengolahan tembakau terkontraksi 10,84%, industr karet, barang dari karet dan plastik yang terkontraksi 11,98%, industri mesin dan perlengkapan terkontraksi 13,42%, industri tekstil dan pakaian jadi terkontraksi 14,23%, dan industri alat angkutan terkontraksi 34,29%.

Agus menyebutkan, industri pengolahan tetap menjadi penyumbang terbesar bagi perekonomian Indonesia sebesar 19,87 %. Karena besarnya pengaruh dari industri ini, ketika industri terpukul karena pandemi Covid-19, maka perekonomian Indonesia turut berkontraksi.

“Kunci akselerasi pertumbuhan ekonomi adalah memacu pertumbuhan industri manufaktur,” ujar Agus.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved