Gunungkidul

KPU Gunungkidul Pastikan Semua Bapaslon Negatif COVID-19

Pasca-pendaftaran pada tanggal 4-6 September lalu, para bakal pasangan calon (bapaslon) mulai memasuki tahap pemeriksaan kesehatan. Hasil swab negatif

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul yang berada di wilayah Piyaman, Wonosari. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pasca-pendaftaran pada tanggal 4-6 September lalu, para bakal pasangan calon (bapaslon) mulai memasuki tahap pemeriksaan kesehatan. Hasil swab negatif pun menjadi salah satu syarat untuk tahap tersebut.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menyampaikan seluruh bapaslon sudah menyerahkan hasil pengujian swab.

"Semua bapaslon hasilnya negatif, jadi mereka bisa mulai menjalani pemeriksaan kesehatan," kata Hani dihubungi pada Rabu (09/09/2020).

Sebelumnya, hanya bapaslon Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi yang belum menyerahkan hasil swab saat pendaftaran tanggal 5 September.

Kendati demikian seluruh berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 6 September 2020, 1 Pasien Meninggal Dunia

Menurut Immawan, pengambilan swab dirinya dan Martanty baru dilakukan sehari sebelum pendaftaran.

Sedangkan pengujiannya sendiri membutuhkan waktu.

Hasilnya pun baru diserahkan jelang pemeriksaan kesehatan.

"Jadi kami ya menunggu (hasilnya). Toh yang penting kami melakukan swab sesuai aturan KPU," kata Immawan beberapa waktu lalu.

Hani mengatakan pemeriksaan para bapaslon meliputi pengecekan kesehatan jasmani, tes psikologi, dan tes narkotika.

Pemeriksaan dilakukan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Ia juga mengatakan para bapaslon akan melakukan pemeriksaan secara bersama-sama.

Sebab proses pemeriksaan tersebut juga berbarengan dengan para bapaslon peserta Pilkada dari Sleman dan Bantul.

KPU Gunungkidul Targetkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Tembus 72 Persen

"Pemeriksaan kesehatan dilakukan bersama-sama tanggal 9 dan 10 September," kata Hani.

Sebelum memulai pemeriksaan, para bapaslon pun wajib melakukan persiapan diri.

Antara lain harus berpuasa selama sehari penuh menjelang pemeriksaan.

Bambang Wisnu Handoyo sebagai bakal calon bupati yang diusung PDI-P sebelumnya menyampaikan akan mematuhi aturan tersebut.

Termasuk persiapan tes fisiknya.

"Saya terutama harus menyiapkan fisik untuk tes fisik menggunakan treadmill nanti," kata Bambang seusai mendaftar tanggal 4 September lalu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved